Miliarder Ini Sebut Rusia dan China Pemenang Sebenarnya Perang AS-Israel vs Iran

Kamis, 09 April 2026 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan bahwa aliansi sekarang sama pentingnya dengan medan perang itu sendiri. "Sangat mudah untuk melihat secara objektif bagaimana pihak-pihak tersebut berbaris melalui indikator seperti perjanjian dan aliansi formal mereka, suara mereka di PBB, pernyataan para pemimpin mereka, dan tindakan mereka," paparnya.

"China bersekutu dengan Rusia dan Rusia bersekutu dengan Iran, Korea Utara, dan Kuba, sebagai lawan dari Amerika Serikat dan para mitranya," imbuh dia.

Bagi Dalio, ini bukan hanya tentang pembentukan blok. Ini tentang erosi tatanan pasca-1945 itu sendiri.

"Tatanan dunia telah berubah dari tatanan dunia multilateral berbasis aturan yang dipimpin oleh kekuatan dominan AS dan sekutunya menjadi tatanan dunia yang mengedepankan kekuatan tanpa satu pun kekuatan dominan yang menegakkan ketertiban, yang berarti kita dapat mengharapkan lebih banyak pertempuran," imbuh dia.

Amerika Terlalu Terbebani


Dia juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat memasuki era ini dengan terlalu terbebani.

"Jelas juga bahwa kekuatan yang terlalu terbebani tidak dapat berhasil berperang di dua front atau lebih," tulis Dalio, menunjuk pada kerentanan kekuatan dengan komitmen yang luas dan meningkatnya ketegangan domestik.

Kalimatnya yang paling mengerikan mungkin adalah yang paling sederhana: "Dinamika klasik pada tahap siklus ini adalah konflik akan meningkat daripada mereda."

Itulah inti dari peringatan Dalio. Perang Iran bukanlah akhir dari sebuah krisis. Dalam kerangka kerjanya, itu adalah salah satu tanda bahwa Siklus Besar sedang berlangsung, Perang Dunia sudah mulai terbentuk, dan fase selanjutnya kemungkinan akan membawa lebih banyak konflik, bukan lebih sedikit.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved