5 Alasan Trump Memilih Gencatan Senjata, dari Dampak Ekonomi hingga Ancaman Pemakzulan

Rabu, 08 April 2026 - 12:12 WIB
loading...
A A A
“Presiden telah mengancam genosida terhadap rakyat Iran, dan terus memanfaatkan ancaman itu,” kata politisi Demokrat itu dalam sebuah unggahan di X.

“Kita tidak bisa lagi mempertaruhkan dunia maupun kesejahteraan bangsa kita,” tambah Ocasio-Cortez.

“Baik oleh Kabinetnya maupun Kongres, Presiden harus dicopot dari jabatannya. Kita sedang bermain di ambang kehancuran.”

Puluhan anggota parlemen Demokrat AS sebelumnya telah menyerukan agar Trump dicopot dari jabatannya karena ancamannya terhadap Iran, dan beberapa di antaranya kini menyatakan bahwa posisi mereka tetap tidak berubah setelah pengumuman gencatan senjata.

3. Tidak Ada Pilihan Lain

Trump terpaksa menerima kesepakatan gencatan senjata dengan Iran karena ia “tidak memiliki pilihan yang baik” di meja perundingan, kata seorang pakar kebijakan luar negeri tentang Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, Trita Parsi dari Quincy Institute mengatakan bahwa perang AS-Israel yang lebih luas dengan Iran akan “menghancurkan kepresidenan Trump”.

“Dia sesumbar tentang langkah-langkah eskalasi, tetapi semua orang di kawasan itu tahu bahwa jika Anda menyerang sumber daya energi dan pembangkit listrik Iran, Iran akan membalas terhadap negara-negara GCC, dan kita akan mengalami krisis energi yang jauh lebih buruk daripada sekarang,” kata Parsi.

“Dia perlu keluar dari situasi ini. Dia membuat ancaman tadi pagi untuk memberi kesan bahwa kesepakatan yang akan dia capai malam ini dilakukan sesuai persyaratannya,” kata Parsi.

“Tetapi ketika Anda benar-benar melihatnya, tampaknya tidak demikian. Bahkan pernyataannya sendiri mengatakan bahwa negosiasi akan didasarkan pada rencana 10 poin Iran, yang merupakan rencana yang jauh lebih masuk akal.”

4. Membuka Selat Hormuz

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt memuji gencatan senjata sebagai kemenangan bagi AS yang menurutnya telah "diwujudkan" oleh Trump dan militer Amerika.

Sejak awal, katanya, Trump memperkirakan perang akan berlangsung selama empat hingga enam minggu dan dalam 38 hari, AS telah mencapai dan melampaui tujuan militer inti Washington.

“Keberhasilan militer kita menciptakan pengaruh maksimal, memungkinkan Presiden Trump dan tim untuk terlibat dalam negosiasi sulit yang kini telah menciptakan peluang untuk solusi diplomatik dan perdamaian jangka panjang,” tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved