AS Serang Lebih dari 50 Target di Pulau Kharg Iran, Trump Ancam Akhiri Seluruh Peradaban

Selasa, 07 April 2026 - 22:30 WIB
loading...
AS Serang Lebih dari...
Pulau Kharg menjadi target serangan AS dan Israel. Foto/the telegraph
A A A
TEHERAN - Amerika Serikat (AS) telah menyerang lebih dari 50 target militer di Pulau Kharg Iran, termasuk bunker, sistem radar, dan gudang amunisi, menurut laporan media Iran dan Barat. Ledakan dilaporkan terjadi di terminal minyak pulau itu – pusat penting untuk ekspor Iran – tanpa konfirmasi langsung tentang korban atau kerusakan.

Serangan itu terjadi beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump terkait Selat Hormuz, menandai peningkatan tajam dalam konflik tersebut.

Garda Revolusi Iran (IRGC) memperingatkan pembalasan yang lebih luas, mengatakan setiap pelanggaran “garis merah” Teheran akan memicu respons “di luar kawasan”.

IRGC menambahkan mereka akan menargetkan infrastruktur “untuk merampas minyak dan gas Amerika Serikat dan sekutunya di kawasan itu selama bertahun-tahun.”

Trump mendesak Iran mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu, memperingatkan “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika tidak ada kesepakatan yang tercapai.

Secara terpisah, militer Israel mengatakan telah melakukan gelombang serangan besar-besaran yang menargetkan puluhan lokasi di seluruh Iran, sementara beberapa serangan dilaporkan terjadi di wilayah tengah negara Yahudi tersebut.

Perkembangan utama yang terjadi antara lain serangan udara AS-Israel telah menghantam bandara Khorramabad di Iran barat.
Israel telah memperingatkan warga Iran menghindari kereta api demi "keselamatan" mereka karena AS mengancam akan "menghancurkan" infrastruktur menjelang tenggat waktu hari Selasa yang ditetapkan Trump, yang disebut "Hari Pembangkit Listrik" dan "Hari Jembatan".

Israel mengatakan telah menyerang fasilitas petrokimia di Shiraz yang digunakan untuk bahan peledak dan komponen rudal balistik, menyebutnya sebagai salah satu lokasi terakhir yang tersisa di Iran, tanpa memberikan bukti.

Baca juga: Trump Sebut Warga Iran Binatang, AS Terus Serang Infrastruktur Sipil
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Trump Serius Ancam Iran...
Trump Serius Ancam Iran dengan Kekuatan Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved