Bagaimana Iran Menembak Jatuh 2 Jet Tempur AS?
Selasa, 07 April 2026 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Majid (AD-08) adalah sistem rudal permukaan-ke-udara jarak pendek dan ketinggian rendah buatan Iran, yang dikembangkan oleh Organisasi Industri Pertahanan dan diluncurkan pada April 2021.
Dipasang pada kendaraan taktis bergerak Aras-2 4×4, sistem ini memberikan pertahanan titik terhadap pesawat terbang rendah, helikopter, rudal jelajah, dan drone.
Sistem ini menggunakan pencitraan pasif inframerah dan pelacakan elektro-optik untuk mendeteksi target hingga 15 km tanpa emisi radar, memastikan siluman dan kemampuan bertahan hidup. Setiap rudal AD-08 seberat 75 kg mampu menyerang ancaman dari jarak 700 m hingga 8 km dan ketinggian hingga 6 km pada kecepatan Mac.
Sistem ini diyakini memiliki kemampuan untuk secara simultan melacak dan menyerang empat target, memperkuat jaringan pertahanan udara berlapis Iran.
Melacak jet tempur seperti F-15E atau A-10 dengan sensor inframerah/elektro-optik (IR/EO) sangat sulit karena kecepatan tinggi pesawat, kemampuan manuver yang ekstrem, dan tindakan penanggulangan yang canggih. Pencari IR harus mengunci pada semburan panas mesin atau gesekan di sekitar badan pesawat.
Namun, jet tempur modern menggabungkan pengurangan jejak termal—nosel berpendingin, lapisan dengan kemampuan pengamatan rendah, dan profil penerbangan di ketinggian tinggi—yang sangat mengurangi jejak termal yang dapat dideteksi.
Dipasang pada kendaraan taktis bergerak Aras-2 4×4, sistem ini memberikan pertahanan titik terhadap pesawat terbang rendah, helikopter, rudal jelajah, dan drone.
Sistem ini menggunakan pencitraan pasif inframerah dan pelacakan elektro-optik untuk mendeteksi target hingga 15 km tanpa emisi radar, memastikan siluman dan kemampuan bertahan hidup. Setiap rudal AD-08 seberat 75 kg mampu menyerang ancaman dari jarak 700 m hingga 8 km dan ketinggian hingga 6 km pada kecepatan Mac.
Sistem ini diyakini memiliki kemampuan untuk secara simultan melacak dan menyerang empat target, memperkuat jaringan pertahanan udara berlapis Iran.
Melacak jet tempur seperti F-15E atau A-10 dengan sensor inframerah/elektro-optik (IR/EO) sangat sulit karena kecepatan tinggi pesawat, kemampuan manuver yang ekstrem, dan tindakan penanggulangan yang canggih. Pencari IR harus mengunci pada semburan panas mesin atau gesekan di sekitar badan pesawat.
Namun, jet tempur modern menggabungkan pengurangan jejak termal—nosel berpendingin, lapisan dengan kemampuan pengamatan rendah, dan profil penerbangan di ketinggian tinggi—yang sangat mengurangi jejak termal yang dapat dideteksi.
Lihat Juga :