Iran Ledek Trump usai Tembak Jatuh 2 Jet Tempur AS dalam Sehari

Sabtu, 04 April 2026 - 11:40 WIB
loading...
Iran Ledek Trump usai...
Iran meledek Presiden AS Donald Trump setelah menembak jatuh dua jet tempur Amerika dalam sehari. Foto/Tasnim News/USAF
A A A
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengejek Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyebut serangan gabungan AS dan Israel terhadap Teheran sebagai "perang tanpa strategi". Ledekan ini disampaikan setelah Iran menembak jatuh jet tempur AS—F-15E dan A-10—dan juga menghantam dua helikopter Black Hawk dalam sehari pada Jumat.

"Setelah mengalahkan Iran 37 kali berturut-turut, perang tanpa strategi brilian yang mereka mulai ini sekarang telah diturunkan dari 'perubahan rezim' menjadi 'Hei! Bisakah seseorang menemukan pilot kami? Tolong?'," tulis Ghalibaf dalam sebuah unggahan di X, dengan membubuhkan emotikon wajah memohon.

"Wow. Kemajuan yang luar biasa. Benar-benar jenius," lanjut ledekan Ghalibaf, seperti dikutip dari NDTV, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga: Jumat Apes bagi Amerika: 2 Jet Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, 1 Awaknya Masih Hilang

AS dan Israel melancarkan operasi militer gabungan terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan ribuan orang termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Sikap Trump Selalu Berubah Tentang Perubahan Rezim Iran


Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada 1 April, Trump menyatakan: "Presiden rezim baru Iran, jauh kurang radikal dan jauh lebih cerdas daripada pendahulunya."

Namun, selama pidato nasionalnya pada hari Kamis, Trump mengatakan bahwa perubahan rezim di Iran bukanlah tujuan yang dinyatakan dari perang dan menyatakan pergeseran kepemimpinan telah terjadi. “Perubahan rezim bukanlah tujuan kami... tetapi perubahan rezim telah terjadi karena kematian semua pemimpin asli mereka,” katanya.

Dia menyebut rezim Islam yang memerintah Iran sebagai “brutal dan kejam”, merujuk pada penindakan baru-baru ini terhadap protes di negara tersebut, yang menewaskan ribuan warga.

“Pemimpin seperti itu tidak boleh diizinkan untuk memperoleh senjata nuklir,” katanya.

“Sejak hari pertama saya mengumumkan kampanye saya, saya telah bersumpah bahwa saya tidak akan pernah mengizinkan Iran memiliki senjata nuklir. Rezim fanatik ini telah meneriakkan 'Matilah Amerika' selama 47 tahun -- dan seharusnya sudah ditangani jauh sebelum saya menjabat," katanya.

Dia mengeklaim bahwa dia telah mencoba pendekatan diplomatik terlebih dahulu. "Namun, rezim tersebut terus melanjutkan upayanya yang tak henti-hentinya untuk mendapatkan senjata nuklir dan menolak setiap upaya untuk mencapai kesepakatan," imbuh Trump.

Iran Tembak Jatuh F-15 dan A-10 AS


Iran pada hari Jumat telah menembak jatuh dua jet tempur militer AS - sebuah jet F-15E Strike Eagle dua tempat duduk dan jet tempur satu pilot, A-10, yang dikenal sebagai Warthog.

Jet tempur F-15 diawaki oleh seorang pilot dan seorang petugas sistem senjata di kursi belakang. Media AS melaporkan bahwa salah satu dari dua awak telah diselamatkan oleh pasukan khusus, dan pencarian sedang dilakukan untuk yang kedua.

Pesawat A-10 berhasil mencapai wilayah udara Kuwait, di mana pilot melontarkan diri dan pesawat tersebut jatuh.

Iran juga mengeklaim telah menembak dua helikopter UH-60 Black Hawk yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan awak F-15E, namun kedua helikopter itu tidak jatuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved