Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15E Strike Eagle AS, Ini Respons Trump

Sabtu, 04 April 2026 - 07:38 WIB
loading...
Iran Tembak Jatuh Jet...
Iran telah tembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle AS dalam pertempuran. Presiden AS Donald Trump sebut hancurnya jet tempur itu tak akan hambat upaya negosiasi dengan Iran. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Militer Iran dilaporkan telah menembak jatuh jet tempur F-15E Strike Eagle Amerika Serikat (AS) dalam pertempuran hari Jumat, yang awalnya diklaim media Teheran sebagai jet tempur siluman F-35. Presiden Amerika Donald Trump mengatakan hancurnya jet tempur itu tidak akan memengaruhi upaya negosiasi dengan Teheran untuk mengakhiri perang.

Trump anggapan bahwa peristiwa tersebut akan menghambat negosiasi. "Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang berperang," katanya kepada NBC News.

Baca Juga: Jet Tempur F-15 AS Jatuh dalam Perang Iran, Pasukan Khusus Amerika Diklaim Baru Selamatkan 1 Awak

Pernyataan tersebut merupakan respons publik pertama presiden AS atas jatuhnya pesawat tempur Amerika selama pertempuran melawan Iran, yang terjadi bersamaan dengan aksi tempur dan inisiatif diplomatik.

Trump menolak untuk menjelaskan secara rinci tentang "upaya pencarian dan penyelamatan" dua awak jet tempur tersebut, dengan mencatat sifat sensitif masalah tersebut, dan menyatakan ketidakpuasannya terhadap cara pers melaporkan "operasi militer yang kompleks dan aktif."

Media-media AS, termasuk New York Times, pada Sabtu (4/4/2026), melaporkan satu awak jet tempur itu telah diselamatkan pasukan khusus Amerika, sedangkan satu awak lainnya masih dalam pencarian.

Analisis CNN terhadap gambar yang dirilis oleh media Iran memverifikasi bahwa puing-puing tersebut sesuai dengan F-15. Laporan CNN juga menyatakan pasukan Amerika berhasil menyelamatkan seorang awak dari jet tempur AS yang ditembak jatuh di Iran. Individu tersebut dilaporkan masih hidup dan menerima perawatan medis.

IRIB, media milik negara Iran, merupakan media pertama yang melaporkan jet tempur AS jatuh terkena tembakan militer Teheran. IRIB juga membagikan peta yang melingkari wilayah tempat pencarian pilot AS dilakukan.

Meskipun lokasi jatuhnya pesawat yang tepat masih belum dikonfirmasi, rekaman geolokasi dari Provinsi Khuzestan menunjukkan pesawat terbang rendah dalam formasi yang khas untuk operasi pengisian bahan bakar di udara. Ini menandai pertama kalinya pesawat AS jatuh di Iran selama konflik saat ini.

Menurut laporan The Wall Street Journal, kerugian militer AS ini bertepatan dengan kegagalan diplomasi, karena negosiasi yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata dilaporkan terhenti setelah Teheran menolak untuk berpartisipasi dalam diskusi yang dijadwalkan.

Iran Juga Tembak Jatuh Pesawat A-10 AS


Di tengah gesekan diplomatik ini, Teheran telah meningkatkan klaim militernya. Iran menyatakan telah menembak jatuh pesawat A-10 Amerika di dekat Selat Hormuz, menurut laporan Tasnim News.

Laporan tersebut menyatakan: "Pesawat tersebut menjadi sasaran di perairan selatan dan sekitar jalur air strategis." Meskipun demikian, klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

A-10 adalah pesawat serang darat AS yang dirancang untuk misi dukungan udara jarak dekat, khususnya terhadap pasukan darat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved