Lagi, 3 Pasukan UNIFIL Jadi Korban Serangan di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 - 05:56 WIB
loading...
Lagi, 3 Pasukan UNIFIL...
Tiga tentara yang tergabung dalam misi UNIFIL kembali menjadi korban serangan di Lebanon selatan. Foto/UNIFIL
A A A
BEIRUT - Tiga tentara yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) terluka akibat serangan di Lebanon selatan pada hari Jumat. Ini menjadi insiden ketiga dalam seminggu, di mana duaserangan sebelumnya menyebabkan tiga tentara asal Indonesia gugur.

UNIFIL mengatakan sebuah ledakan menghantam salah satu posisinya. “Siang ini, sebuah ledakan di dalam posisi PBB...melukai tiga pasukan penjaga perdamaian, dua di antaranya luka serius. Mereka semua saat ini sedang dievakuasi ke rumah sakit. Kami belum mengetahui asal ledakan tersebut,” kata juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (4/4/2026).

Ardiel belum mengungkap kewarganegaraan tiga tentara yang jadi korban serangan terbaru di Lebanon tersebut.

Baca Juga: 3 Tentara Indonesia Gugur akibat Serangan di Lebanon, Ini Respons PBB

Seorang tentara UNIFIL asal Indonesia gugur pada hari Minggu dan dua lainnya juga gugur pada hari berikutnya di Lebanon selatan dekat perbatasan Israel, tempat pasukan PBB ditempatkan dan tempat Israel dan Hizbullah telah berperang sejak bulan lalu.

Dunia internasional mengecam keras serangan yang menyebabkan tiga tentara Indonesia gugur. Israel menolak bertanggung jawab atas insiden mematikan itu, sebuah kesimpulan prematur yang ditolak Indonesia dalam forum PBB.

Lebanon terseret ke dalam perang AS-Israel melawan Iran pada 2 Maret, ketika kelompok Hizbullah yang didukung Teheran meluncurkan roket ke Israel untuk membalas serangan AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Speed Boat Hilang Kontak...
Speed Boat Hilang Kontak di Teluk Tomini: 12 Orang Ditemukan, Nahkoda Masih Dicari
Jennifer Coppen Unggah...
Jennifer Coppen Unggah Sindiran Pedas soal Sosok Playing Victim, Warganet Berspekulasi
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
Berita Terkini
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved