Perang Makin Kacau, Iran Tembak Jatuh Drone Canggih China yang Diduga Dioperasikan Negara Arab

Jum'at, 03 April 2026 - 08:40 WIB
loading...
Perang Makin Kacau,...
Iran tembak jatuh drone canggih Wing Loong II buatan China di wilayah selatan Shiraz. Drone ini diduga dioperasikan negara Arab sebagai balas dendam. Foto/Tasnim News Agency via Middle East Eye
A A A
TEHERAN - Iran dilaporkan telah menembak jatuh drone canggih Wing Loong II buatan China di wilayah selatan Shiraz. Drone tersebut diduga dioperasikan salah satu negara Arab sebagai balas dendam karena wilayahnya diserang Teheran selama perangnya melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dugaan itu menjadi perbincangan para analis intelijen sumber terbuka. Jika dugaan ini benar, maka negara-negara Teluk seperti Arab Saudi atau Uni Emirat Arab benar-benar telah bergabung dalam operasi ofensif terhadap Iran.

Baca Juga: AS Bombardir Jembatan Tertinggi Iran usai Ancam Kembalikan Teheran ke Zaman Batu

Gambar drone yang ditembak jatuh dan hancur awalnya dibagikan oleh Tasnim News Agency Iran, yang mengatakan bahwa militer Iran telah menembak jatuh drone MQ-9 Reaper Amerika Serikat.

Namun, beberapa analis intelijen sumber terbuka mengidentifikasi drone tersebut sebagai Wing Loong II buatan China, yang sering dibandingkan dengan MQ-9 Reaper.

Mengutip laporan Middle East Eye (MEE), Jumat (3/4/2026), belum dapat diverifikasi secara independen bahwa itu adalah drone Wing Loon. Hanya saja laporan Tehran Times mengonfirmasi kebenarannya.

MEE mengungkapkan pada bulan Februari bahwa Iran telah menerima drone dari China beberapa hari sebelum serangan AS-Israel pada 28 Februari.

Namun, seorang pejabat intelijen regional mengatakan Beijing telah mengirimkan drone kamikaze ke Republik Islam Iran, yang berbeda dari drone Wing Loong yang dapat digunakan kembali.

Nicole Grajewski, penulis buku "Russia and Iran: Partners in Defiance from Syria to Ukraine", mengatakan bahwa Iran tidak memiliki drone Wing Loong dalam persenjataannya.

Baik AS maupun Israel tidak diketahui mengoperasikan drone Wing Loong II, tetapi Arab Saudi dan UEA memilikinya dalam persenjataan mereka.

Drone Wing Loong telah berperan penting dalam perang saudara Sudan, di mana UEA telah mengerahkan drone tersebut untuk mendukung Rapid Support Forces (RSF), menurut laporan The New York Times.

Jika Arab Saudi atau UEA mengoperasikan drone tersebut, itu akan menandakan peningkatan dukungan mereka untuk perang AS-Israel melawan Iran, pada saat mereka berada di bawah tekanan dari pemerintahan Donald Trump untuk mendukung operasi ofensif.

MEE merupakan media pertama mengungkapkan bahwa Arab Saudi telah memberikan akses yang lebih luas kepada AS ke wilayah udaranya dan pangkalan militer King Fahd di barat Arab Saudi.

Kerajaan tersebut menentang perang AS-Israel melawan Iran tetapi sejak itu terjebak dalam upaya menyeimbangkan antara melibatkan diri dalam perang dan menyenangkan mitra keamanan utamanya, AS.

Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu ini bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman seharusnya "menjilat pantat saya" di tengah perang tersebut.

Meskipun Arab Saudi tidak mengajukan protes resmi terhadap pernyataan tersebut, seorang diplomat Barat di Riyadh mengatakan kepada MEE bahwa hal itu diyakini sangat membuat marah kerajaan tersebut.

UEA lebih agresif secara terbuka terhadap Iran daripada Arab Saudi. UEA telah melobi PBB untuk mengizinkan penggunaan kekuatan untuk merebut kembali kendali Selat Hormuz dari Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved