Ekonom AS: UEA Salah karena Jadi Sekutu AS-Israel, Dubai Hancur Jika Ikut Perang!

Senin, 30 Maret 2026 - 11:31 WIB
loading...
A A A
"Memasuki apa yang disebut Kesepakatan Abraham, pada dasarnya berpihak pada Israel dan Amerika Serikat dan keadaan politik yang tegang seperti itu, adalah undangan menuju bencana bagi Uni Emirat Arab, tetapi intinya adalah pemerintah-pemerintah di Teluk mempertaruhkan segalanya pada perlindungan Amerika. Itulah taruhan dasar mereka. Mereka mengatakan: 'kami memiliki fasilitas militer AS. Mereka akan melindungi kami. Oleh karena itu, kami dapat bertindak sesuai keinginan kami. Kami dapat membuat kesepakatan sesuai keinginan kami. Dan kami tidak perlu khawatir'. Ini adalah kesalahan perhitungan mendasar," katanya.

"Setiap hari saya mengulangi pepatah terkenal Kissinger, dan saya akan mengulanginya pada saat ini juga, bahwa menjadi musuh Amerika Serikat itu berbahaya, tetapi menjadi teman itu fatal," imbuh Sachs.

Sachs menyarankan UEA untuk tidak terus berpegang pada strategi yang merugikan dan agar memahami situasi untuk memprioritaskan keamanannya.

"Saya tidak ingin disalahpahami, tetapi kenaifan pengumuman kemarin bahwa kita akan bergabung dalam upaya melawan Iran yang jahat, dan kita akan terus menghormati komitmen kita untuk menginvestasikan triliunan dolar ke Amerika Serikat. Ayolah. Cukup. Lindungi diri Anda. Pahami situasinya. Anda pikir menggandakan upaya yang merugikan adalah cara yang tepat untuk melanjutkan saat ini, tetapi itulah yang sebenarnya mereka lakukan," katanya.

Penilaian ini sejalan dengan retorika yang semakin intensif dari Teheran. Pada 20 Maret, Kementerian Luar Negeri Iran mengeluarkan peringatan resmi kepada negara-negara Asia Barat, menuntut mereka mencegah AS menggunakan pangkalan militer lokal untuk serangan terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved