Ekonom AS: UEA Salah karena Jadi Sekutu AS-Israel, Dubai Hancur Jika Ikut Perang!

Senin, 30 Maret 2026 - 11:31 WIB
loading...
Ekonom AS: UEA Salah...
Ekonom terkemuka AS Jeffrey Sachs sebut Uni Emirat Arab lakukan kesalahan fatal karena jadi sekutu AS dan Israel. Menurutnya, Dubai akan hancur jika Uni Emirat Arab ikut perang melawan Iran. Foto/NDTV
A A A
DUBAI - Ekonom terkemuka Amerika Serikat (AS), Jeffrey Sachs, telah memperingatkan Uni Emirat Arab (UEA) agar tidak bergabung dalam perang AS-Israel melawan Iran. Dia menyoroti bahaya langsung bagi Dubai dan Abu Dhabi, yang dirancang sebagai destinasi wisata daripada zona militer.

Berbicara kepada Asia News International (ANI), Sachs berpendapat bahwa UEA telah terjebak dalam "kekacauan yang absurd" dan terus "memperparah" kesalahannya dengan bersekutu dengan AS dan Israel.

Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

"Pada dasarnya, Dubai dan Abu Dhabi dapat hancur jika UEA terlibat dalam perang. Ini adalah daerah resor. Ini adalah destinasi wisata. Ini bukan daerah pertahanan rudal yang diperkuat," katanya, Senin (30/3/2026).

"Ini adalah tempat orang kaya pergi berpesta dan menghabiskan uang mereka. Dan memasuki zona perang berarti menggagalkan seluruh tujuan tempat seperti Dubai. Uni Emirat Arab terjebak dalam kekacauan yang absurd dengan mata terbuka. Dan mereka terus memperparah kesalahan mereka," paparnya.

Sachs melihat keputusan negara-negara Teluk untuk bermitra dengan AS melalui Kesepakatan Abraham sebagai "undangan menuju bencana" karena hal itu membuat mereka lebih bergantung pada perlindungan Amerika, yang akhirnya membentuk apa yang oleh mantan Menteri Luar Negeri AS Henry Kissinger disebut sebagai "persahabatan yang fatal".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Iran Tembak Kapal Tanker...
Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas
Rekomendasi
Swiss Tembus Perempat...
Swiss Tembus Perempat Final usai Menang Adu Penalti atas Kolombia
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved