Pasukan Iran Tak Sabar Menunggu Tentara AS Datang, lalu Membakar Mereka
Senin, 30 Maret 2026 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
"Jika pemerintah AS ingin universitas-universitasnya di wilayah tersebut terhindar dari serangan, mereka harus mengutuk pengeboman universitas-universitas (Iran) paling lambat pukul 12 siang hari Senin, 30 Maret, dalam pernyataan resmi," kata Garda Revolusi dalam sebuah pernyataan, yang dilansir media pemerintah Iran.
IRGC mendesak evakuasi fasilitas pendidikan Amerika dan Israel dan meminta mahasiswa dan staf untuk tetap berada setidaknya satu kilometer jauhnya.
IRGC juga menuntut agar AS menghentikan Israel dari menyerang universitas dan pusat penelitian Iran, yang telah diserang dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel telah mengakui menyerang universitas-universitas Iran yang menurut mereka terkait dengan pengembangan senjata.
Universitas-universitas Amerika, termasuk Georgetown, New York University, dan Northwestern, memiliki kampus di Qatar dan Uni Emirat Arab.
American University of Beirut (AUB) mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan beroperasi secara daring selama dua hari ke depan. Presiden universitas tersebut, Fadlo Khouri, mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs web universitas bahwa meskipun tidak ada bukti ancaman langsung terhadap universitas, untuk berjaga-jaga, mereka akan beralih ke pembelajaran daring.
IRGC mendesak evakuasi fasilitas pendidikan Amerika dan Israel dan meminta mahasiswa dan staf untuk tetap berada setidaknya satu kilometer jauhnya.
IRGC juga menuntut agar AS menghentikan Israel dari menyerang universitas dan pusat penelitian Iran, yang telah diserang dalam beberapa hari terakhir.
Militer Israel telah mengakui menyerang universitas-universitas Iran yang menurut mereka terkait dengan pengembangan senjata.
Universitas-universitas Amerika, termasuk Georgetown, New York University, dan Northwestern, memiliki kampus di Qatar dan Uni Emirat Arab.
American University of Beirut (AUB) mengumumkan pada hari Minggu bahwa mereka akan beroperasi secara daring selama dua hari ke depan. Presiden universitas tersebut, Fadlo Khouri, mengatakan dalam sebuah pernyataan di situs web universitas bahwa meskipun tidak ada bukti ancaman langsung terhadap universitas, untuk berjaga-jaga, mereka akan beralih ke pembelajaran daring.
Lihat Juga :