Ketika Media Iran Sambut Potensi Invasi Darat AS dengan 'Selamat Datang di Neraka' dan 'Peti Mati'

Senin, 30 Maret 2026 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan Wall Street Journal, Senin (30/3/2026), pasukan tambahan tersebut dimaksudkan untuk memberi Trump pilihan militer yang lebih luas di Timur Tengah yang telah dilanda perang sejak serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.

Pasukan tambahan tersebut akan bergabung dengan ribuan pasukan terjun payung dan Korps Marinir yang telah dikirim ke wilayah tersebut.

Seorang pejabat Iran mengatakan pada pekan lalu bahwa Teheran akan merespons invasi darat Amerika dengan mengaktifkan sekutu Houthi-nya di Yaman. Kelompok Houthi akan diinstruksikan untuk melanjutkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah, membuka apa yang digambarkan pejabat itu sebagai front baru dalam perang.

Houthi menyambut instruksi Iran, dengan menembakkan rudal ke Israel pada hari Sabtu atau untuk pertama kalinya sejak perang dimulai 28 Februari.

Trump secara konsisten mengatakan bahwa dia tidak berniat mengerahkan pasukan darat untuk operasi tempur melawan Iran. Masih belum jelas di mana tepatnya pasukan tambahan Amerika akan ditempatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved