Negara-negara Teluk Hadapi 83% Rudal dan Drone Iran Dibandingkan Hanya 17% yang Meluncur ke Israel

Jum'at, 27 Maret 2026 - 16:51 WIB
loading...
Negara-negara Teluk...
Asap mengepul setelah Iran melancarkan serangan rudal yang menargetkan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Manama, menyusul apa yang mereka sebut sebagai pembalasan atas serangan AS dan Israel, di Manama, Bahrain pada 28 Februari 2026. Foto/ana
A A A
DOHA - Sejak awal perang gabungan Amerika Serikat-Israel melawan Iran pada 28 Februari, negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) terkejut mendapati diri mereka menjadi sasaran pembalasan Teheran. Mereka mengaku tidak terlibat dalam serangan mendadak tersebut, bahkan tidak berkonsultasi tentangnya. Namun pada 1 Maret, keenam negara GCC telah diserang Iran.

Seperti yang dinyatakan dalam laporan hari Rabu oleh Stimson Center yang berbasis di Washington: “Konflik AS-Israel-Iran, yang kini memasuki minggu keempat, telah berkembang menjadi perang yang mengerikan dan meningkat yang tidak diinginkan oleh anggota Dewan Kerja Sama Teluk mana pun.”

Lebih buruk lagi, dengan cepat menjadi jelas bahwa serangan Iran sebagian besar ditujukan pada infrastruktur sipil — bukan pada pangkalan AS yang diklaim Iran sebagai sasaran utamanya.

Pada hari pertama, rudal atau puing-puing dari senjata Iran yang dicegat menghantam bandara Dubai, hotel ikonik Burj Al-Arab di kota itu, pelabuhan Jebel Ali, dan pulau buatan Palm Jumeirah.

Pada hari itu, Iran menembakkan 137 rudal dan 209 drone ke Uni Emirat Arab (UEA) dalam upaya nyata merusak reputasinya sebagai tempat aman bagi wisatawan, bisnis, dan investor.

Arab Saudi, Bahrain, dan Qatar juga diserang sejak hari-hari awal konflik.

Iran mengklaim hanya menargetkan situs militer yang terkait dengan AS. Tetapi selama beberapa hari dan minggu berikutnya, pola serangan yang tak terbantahkan terhadap infrastruktur sipil mulai muncul, dengan target di Arab Saudi termasuk kilang minyak Ras Tanura, fasilitas Aramco, dan ladang minyak Shaybah.

Kementerian Pertahanan Saudi melaporkan sejumlah drone yang menuju Riyadh telah dicegat.

“Saya sedang berjalan-jalan dengan anak laki-laki saya ketika tiba-tiba kami mendengar ledakan,” kata seorang warga Yordania di Riyadh kepada AFP pada 28 Februari.

“Orang-orang di sekitar kami melihat ke langit, mencoba memahami apa yang terjadi. Ini bukan sesuatu yang Anda harapkan di Riyadh.”

Ini bukan sesuatu yang diharapkan negara-negara GCC, atau yang mereka rasa pantas mereka terima.

Bahkan Oman, yang telah menjadi mediator dalam pembicaraan positif antara Iran dan AS yang segera diikuti serangan tersebut, juga terkena dampaknya. Sejak 3 Maret, telah terjadi beberapa serangan terhadap infrastruktur minyak dan fasilitas sipil lainnya di negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Berita Terkini
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved