Iran Tingkatkan Ekspor Minyak Jadi 1,5 Juta Barel Per Hari Meskipun Perang Berlangsung

Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:15 WIB
loading...
Iran Tingkatkan Ekspor...
Kapal tanker Iran berada di pelabuhan pengisian minyak. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Iran secara signifikan meningkatkan ekspor minyaknya mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari meskipun perang menghadapi Amerika Serikat dan Israel masih berlangsung. Menurut kantor berita semi-resmi Tasnim, volume ekspor melebihi 1,5 juta barel per hari selama bulan Ramadan, yang mewakili peningkatan sekitar 50% dibandingkan dengan level sebelumnya.

Laporan tersebut menunjukkan Iran mampu menjual minyak dalam jumlah lebih besar dengan harga yang lebih dekat dengan patokan global, secara langsung meningkatkan pendapatan minyaknya di tengah meningkatnya ketidakstabilan regional.

Perkembangan ini terjadi meskipun serangan militer terus berlanjut sejak 28 Februari, yang menargetkan infrastruktur Iran dan meningkatkan tekanan pada perekonomian negara tersebut.

Tekanan di Selat Hormuz


Peningkatan ekspor ini bertepatan dengan meningkatnya gangguan di pasar energi global yang terkait dengan perang AS-Israel dan keputusan Iran membatasi navigasi di Selat Hormuz.

Selat Hormuz tetap menjadi salah satu jalur transit minyak terpenting di dunia, dengan sekitar 20 juta barel minyak melewatinya setiap hari.

Pembatasan yang diberlakukan di jalur air tersebut telah meningkatkan biaya pengiriman dan asuransi, yang berkontribusi pada kenaikan harga minyak dan tekanan inflasi yang lebih luas di seluruh dunia.

Ketidakpastian seputar akses ke selat tersebut juga telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor global, terutama karena perang terus meningkat di berbagai front.

Keuntungan Iran


Menurut Asharq Business bersama Bloomberg, Iran kemungkinan telah menghasilkan ratusan juta dolar pendapatan tambahan sejak pecahnya perang.

Peningkatan ini disebabkan harga minyak mentah yang lebih tinggi dikombinasikan dengan gangguan yang memengaruhi eksportir lain, memungkinkan Teheran memanfaatkan kondisi pasar yang menguntungkan meskipun ada sanksi dan tekanan militer.

Laporan tersebut menunjukkan akses terbatas ke Selat Hormuz bagi beberapa pesaing telah semakin meningkatkan kemampuan Iran memperluas pangsa pasarnya.

Pada saat yang sama, pasar global menjadi semakin fluktuatif, dengan harga energi yang merespons tajam terhadap perkembangan di medan perang dan pergeseran jalur pasokan.

Baca juga: Iran Ejek Tentara AS Kabur dari Pangkalan Militer dan Sembunyi di Hotel: Macan Kertas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved