Maduro Diadili di Pengadilan AS untuk Kedua Kalinya sejak Diculik Pasukan Khusus Amerika

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:39 WIB
loading...
A A A
Sumber yang dekat dengan pemerintah Venezuela mengatakan bahwa Maduro yang dipenjara membaca Alkitab dan disebut sebagai "presiden" oleh beberapa tahanan lainnya, sebagaimana dilaporkan AFP.

Dia hanya diperbolehkan berkomunikasi melalui telepon dengan keluarganya dan pengacaranya maksimal 15 menit per panggilan, imbuh sumber tersebut.

“Para pengacara memberi tahu kami bahwa dia kuat. Dia berkata kita tidak boleh bersedih,” kata putranya, Nicolas Maduro Guerra, yang menambahkan bahwa ayahnya berkata kepadanya: “Kita baik-baik saja, kita adalah pejuang.”

Maduro dan istrinya dibawa secara paksa oleh pasukan khusus AS pada dini hari tanggal 3 Januari dalam serangan udara di ibu kota Venezuela yang didukung oleh pesawat tempur dan pengerahan Angkatan Laut yang besar.

Setidaknya 83 orang tewas dan lebih dari 112 orang terluka dalam serangan itu, menurut pejabat Venezuela. Tidak ada anggota militer AS yang tewas.

Tekanan AS


Pada penampilan pertamanya di pengadilan AS pada bulan Januari, Maduro menunjukkan sikap menantang saat dia menyebut dirinya sebagai presiden Venezuela meskipun telah ditangkap.

Negara Amerika Selatan itu kini dipimpin oleh Delcy Rodriguez, yang telah menjadi wakil presiden Maduro sejak 2018.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Pertama Kali, Militer...
Pertama Kali, Militer AS Gunakan Drone Laut Serang Iran
Rekomendasi
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved