AS Ketar-ketir, Iran Bisa Pasang 5.000 Ranjau di Selat Hormuz dan Teluk Persia

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:30 WIB
loading...
AS Ketar-ketir, Iran...
Ranjau Iran menjadi ancaman bagi militer AS dan Israel. Foto/bne intellinews
A A A
TEHERAN - Menanggapi laporan Amerika Serikat (AS) mengerahkan ribuan pasukan ke Timur Tengah menjelang kemungkinan serangan darat ke Iran, Dewan Pertahanan Nasional Iran memperingatkan mereka dapat memasang ranjau di Teluk Persia sebagai balasan.

Pada pekan kedua perang melawan Iran, Komando Pusat AS melaporkan menghancurkan 16 kapal pemasang ranjau Iran di dekat Selat Hormuz. Serangan itu terjadi saat kapal-kapal itu dilaporkan tidak berawak pada saat itu.

Pemasangan ranjau laut, yang terkenal sulit untuk dihilangkan, akan memberi Teheran kendali kuat atas jalur pelayaran di Teluk Persia dan meningkatkan biaya upaya AS-Israel untuk menggulingkan rezim.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, para pejabat Iran mengatakan langkah tersebut akan “secara alami mengakibatkan pemasangan ranjau di semua jalur akses di Teluk Persia dan daerah pesisir,” yang berpotensi memblokir navigasi untuk jangka waktu yang lama.

Mengapa Iran akan Pasang Ranjau di Teluk Persia?


Teheran saat ini mempertahankan pengaruh signifikan atas lalu lintas melalui Selat Hormuz, mengingat kemampuannya menargetkan kapal dengan drone dan rudal jarak pendek.

Hal ini membuat jalur pelayaran terlalu berisiko untuk menguntungkan secara komersial bagi kapal-kapal dari negara-negara yang dianggap "tidak bersahabat" oleh Iran.

AS telah berhati-hati dalam mencegat kapal-kapal Iran, bahkan mengeluarkan pengecualian untuk ekspor minyak mentah Iran karena kekhawatiran akan guncangan tambahan terhadap pasar energi global.

Penyebaran ranjau laut skala besar akan mengganggu lalu lintas bagi semua pihak untuk jangka waktu yang lama, terlepas dari hasil konflik tersebut.

Berapa Banyak Ranjau yang Dapat Dipasang Iran di Teluk Persia?


Perkiraan militer AS baru-baru ini menunjukkan Iran memiliki lebih dari 5.000 ranjau laut. Jenis umum termasuk ranjau kontak apung yang ditambatkan ke dasar laut atau dibiarkan hanyut, serta ranjau dasar yang lebih besar yang dilengkapi dengan sensor canggih dan lebih sulit dideteksi jika ditempatkan di daerah di mana puing-puing sering ditemukan.

Ranjau yang lebih kecil dapat ditempatkan tanpa platform yang kompleks. Pernyataan Iran mengatakan Teheran bermaksud melepaskan ranjau apung langsung dari garis pantai.

Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved