Tak Hanya Kebakaran, Kapal Induk AS yang Kabur dari Perang Iran Punya Banyak Masalah Lain
Rabu, 25 Maret 2026 - 10:38 WIB
loading...
Kapal induk AS USS Gerald R. Ford di pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Souda, Kreta, tempat kapal tersebut dijadwalkan menjalani perbaikan pada 23 Maret 2026. Foto/Stefanos Rapanis/Anadolu Agency
A
A
A
KRETA - Kapal induk USS Gerald R. Ford tiba di pelabuhan di satu pulau Yunani setelah kabur dari perang Iran dan meninggalkan operasi di Timur Tengah karena kebakaran di area pencucian. Ternyata, kapal tersebut menghadapi masalah besar lain yang lebih luas, menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (24/3/2026).
Kapal induk tersebut tiba pada hari Senin di Pangkalan Dukungan Angkatan Laut Souda Bay di Kreta untuk "pemeliharaan dan perbaikan setelah operasi di Laut Merah," kata Angkatan Laut AS pada hari Senin.
Awal bulan ini, kebakaran terjadi di atas kapal induk di area pencucian utamanya, yang memicu respons pengendalian kerusakan besar-besaran.
Para pejabat AS mengatakan kebakaran tersebut tidak terkait dengan pertempuran dan telah berhasil dipadamkan, tetapi laporan mengatakan lebih dari 600 pelaut mengungsi dari tempat tidur mereka.
Bloomberg melaporkan kekhawatiran seputar kapal induk tersebut berkisar dari yang berpotensi serius hingga yang biasa saja, menurut penilaian baru dari kantor pengujian Pentagon.
Kapal induk tersebut tiba pada hari Senin di Pangkalan Dukungan Angkatan Laut Souda Bay di Kreta untuk "pemeliharaan dan perbaikan setelah operasi di Laut Merah," kata Angkatan Laut AS pada hari Senin.
Awal bulan ini, kebakaran terjadi di atas kapal induk di area pencucian utamanya, yang memicu respons pengendalian kerusakan besar-besaran.
Para pejabat AS mengatakan kebakaran tersebut tidak terkait dengan pertempuran dan telah berhasil dipadamkan, tetapi laporan mengatakan lebih dari 600 pelaut mengungsi dari tempat tidur mereka.
Bloomberg melaporkan kekhawatiran seputar kapal induk tersebut berkisar dari yang berpotensi serius hingga yang biasa saja, menurut penilaian baru dari kantor pengujian Pentagon.
Lihat Juga :