Gencarnya Iran Mendominasi Perang Medsos Melawan AS-Israel, dari Video Animasi hingga Meme...

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:10 WIB
loading...
Gencarnya Iran Mendominasi...
Perang Iran melawan AS dan Israel tak hanya ramai di dunia nyata, tapi juga gencar di media sosial. Foto/NDTV
A A A
TEHERAN - Meskipun masih belum jelas siapa yang memenangkan perang di darat, media-media internasional menyoroti peran Iran dalam menguasai permainan media sosial (medsos) daripada kedua musuhnya; Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Melengkapi strateginya untuk melemahkan pertahanan udara AS dan Israel yang bernilai jutaan dolar dengan drone kamikaze murah, Teheran telah mengubah medsos menjadi medan pertempuran psikologis berisiko tinggi. Dari video animasi artificial intelligence (AI), meme, hingga referensi khusus yang dibagikan oleh kedutaan globalnya, rezim Iran telah menunjukkan kemampuan untuk menargetkan musuh-musuhnya melalui subversi digital.

Baca Juga: Israel Playing Victim! Serang Iran Duluan, Begitu Dibalas Meras Jadi Korban

Setelah Trump mengindikasikan bahwa Washington dan Teheran telah memulai "percakapan produktif" yang bertujuan untuk penyelesaian penuh konflik yang meningkat di kawasan itu, kedutaan Iran di Kabul mengeluarkan unggahan pedas, menyoroti bahwa presiden AS mundur karena ancaman Iran.

"Trump Mundur Setelah Peringatan Tegas Iran: Setelah Republik Islam mengancam bahwa jika AS menyerang infrastruktur energi Iran, mereka akan menargetkan infrastruktur energi seluruh kawasan, Trump mundur dan menyatakan bahwa dia telah mengeluarkan perintah untuk menunda serangan tersebut," demikian bunyi unggahan kedutaan, seperti dikutip dari NDTV, Selasa (24/3/2026).

Sementara itu, Kedutaan Besar Iran di Pretoria, Afrika Selatan, mengunggah gambar yang menunjukkan jalur air di dekat Selat Hormuz dipenuhi peti mati yang diselimuti bendera Amerika.

“Satu-satunya hal Amerika yang dapat melewati Selat Hormuz,” demikian keterangan pada unggahan tersebut.

Dalam salah satu video animasi yang lebih populer berjudul "Lord of the Straits", Iran menunjukkan bagaimana mereka berhasil menghentikan perdagangan internasional dengan tidak mengizinkan kapal-kapal melewati Selat Hormuz. Video itu juga menunjukkan presiden AS yang putus asa memohon bantuan sekutu, hanya untuk dikalahkan oleh Iran.

Iran juga menggunakan karakter Lego untuk membalas AS dan Israel. Salah satu video terbaru yang dirilis oleh media Iran menunjukkan Trump berkeringat saat Iran menyerang kapal tanker AS di Hormuz.

Setelah Netanyahu mengeklaim Iran harus "dieliminasi" karena "serangannya terhadap warga sipil", konsulat Iran di Hyderabad menepis ancaman tersebut dengan pesan publik tentang sejarah Israel.

Ebrahim Rezaei, juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Iran, dalam sebuah unggahan di X mengatakan: "Trump berbohong atau berbicara omong kosong. Serangan dahsyat angkatan bersenjata dan lonjakan harga minyak telah membuat iblis kelelahan dan putus asa. Bernegosiasi dalam kondisi ini tidak masuk akal. Musuh hanya memahami bahasa kekuatan dan rudal."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
Berita Terkini
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved