Kenapa Trump Selalu Salah Kalkulasi Menghadapi Strategi Iran?

Senin, 23 Maret 2026 - 15:35 WIB
loading...
Kenapa Trump Selalu...
Presiden AS Donald Trump selalu salah kalkulasi menghadapi strategi Iran. Foto/X/
A A A
TEHERAN - Ross Harrison, peneliti senior di Middle East Institute, mengatakan Presiden Trump "secara konsisten terkejut" oleh reaksi Iran baik sebelum maupun selama perang.

“Di meja perundingan, Trump terkejut [bahwa Iran] tidak menyerah dan ketika [AS dan Israel] memenggal rezim tersebut dengan membunuh mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, dia terkejut rezim tersebut tidak jatuh,” kata Harrison kepada Al Jazeera.

Kesalahan perhitungan Trump dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar “saat kita meningkatkan eskalasi dan Iran memainkan catur 4 dimensi,” tambahnya.

“Jika kita berbicara tentang dominasi eskalasi, apa arti eskalasi? Awalnya itu adalah menyerang Israel atau menyerang pangkalan AS. Sekarang tidak ada hubungannya dengan itu,” lanjut Harrison. “Iran telah menetapkan syarat dan titik balik bagi mereka… di mana pengaruhnya berada… Selat Hormuz.”

Itu dibuktikan ketikan Iran menanggapi “presiden teroris Amerika Serikat” setelah Trump mengancam akan menyerang pembangkit listriknya jika Iran tidak membuka Selat Hormuz pada hari Senin.

“Kami telah berulang kali mengatakan bahwa Selat Hormuz hanya ditutup untuk musuh dan lalu lintas yang berbahaya,” kata juru bicara militer Ebrahim Zolfaghari di televisi pemerintah. “Selat tersebut belum sepenuhnya ditutup dan berada di bawah kendali intelijen kami, dan transit yang tidak berbahaya – di bawah peraturan khusus yang memastikan keamanan dan kepentingan kami – diizinkan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved