Turki, Arab Saudi, Mesir, dan Pakistan Bertemu di Tengah Perang Iran, Dorong Pakta Keamanan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Fidan menambahkan negara-negara tersebut sedang membahas situasi terkini di kawasan itu, termasuk perang AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan Teheran terhadap negara-negara Teluk, dan mempertimbangkan manfaat apa yang dapat dihasilkan dari upaya bersama mereka dalam mengatasi tantangan tersebut.

“Pada prinsipnya, kita perlu menyadari hal ini: kita bisa bersatu dan belajar menyelesaikan masalah kita sendiri, atau hegemon eksternal akan datang dan memaksakan solusi yang melayani kepentingannya sendiri, atau tidak melakukan apa pun sambil mencegah orang lain untuk bertindak,” katanya.

Meskipun Ankara berulang kali menggambarkan Israel sebagai penghasut utama perang dengan Iran, pernyataan bersama oleh negara-negara peserta di Riyadh pada hari Kamis mengkritik keras Teheran atas serangannya terhadap negara-negara Teluk.

Pernyataan tersebut hanya menyebut Israel secara singkat, merujuk pada kebijakan "ekspansionis" mereka di Lebanon.

“Kita perlu belajar untuk saling percaya. Kita perlu bertindak bersama dalam isu-isu tertentu. Kita perlu mampu mengadopsi sikap bersama,” ujar Fidan.

Ia menambahkan Ankara memiliki pengalaman luas dalam hubungan internasional dalam memajukan inisiatif institusional dan kolektif, dan negara-negara seperti Pakistan, Arab Saudi, dan Mesir masing-masing memiliki kemampuan yang signifikan dan memainkan peran penting di kawasan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
FIFA: Gestur Kontroversial...
FIFA: Gestur Kontroversial Asisten Wasit VAR Tak Langgar Aturan
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved