Turki, Arab Saudi, Mesir, dan Pakistan Bertemu di Tengah Perang Iran, Dorong Pakta Keamanan

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:30 WIB
loading...
Turki, Arab Saudi, Mesir,...
(Dari kiri ke kanan) Menlu Mesir Badr Abdelatty, Menlu Turki Hakan Fidan, Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud, dan Menlu Pakistan Mohammad Ishaq Dar dalam foto yang diambil pada 19 Maret 2026 di Riyadh. Foto/mee
A A A
RIYADH - Menteri luar negeri Turki, Arab Saudi, Mesir, dan Pakistan mengadakan pembicaraan di Riyadh pada hari Kamis, di sela-sela KTT negara-negara Islam. Mereka membahas cara untuk menggabungkan kekuatan mereka untuk pertama kalinya.

Sejak tahun lalu, Turki telah berupaya mencapai pakta keamanan dengan Pakistan dan Arab Saudi. Awal tahun ini, seorang menteri Pakistan mengatakan kesepakatan semacam itu telah direncanakan selama hampir setahun.

Sumber-sumber Turki yang mengetahui masalah ini sebelumnya mengatakan kepada Middle East Eye bahwa Ankara juga mencoba melibatkan Mesir dalam kesepakatan tersebut.

Sumber-sumber tersebut mengatakan perjanjian tersebut tidak akan mencerminkan jaminan dan komitmen NATO, tetapi akan berfungsi sebagai platform keamanan untuk memungkinkan kerja sama yang lebih besar dalam industri pertahanan dan masalah pertahanan yang lebih luas.

"Kami sedang menjajaki bagaimana, sebagai negara-negara dengan tingkat pengaruh tertentu di kawasan ini, kami dapat menggabungkan kekuatan kami untuk menyelesaikan masalah," kata Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan pada hari Sabtu (21/3/2026).

Dia menjelaskan, “Yang terpenting, sejak lama kami telah mengatakan negara-negara di kawasan ini harus bersatu, mengadakan diskusi, dan mengembangkan ide-ide. Kami menekankan kepemilikan regional.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
Berita Terkini
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved