Perang Berkecamuk, Negara-negara Teluk Perintahkan Salat Id Hanya di Dalam Masjid

Jum'at, 20 Maret 2026 - 15:30 WIB
loading...
Perang Berkecamuk, Negara-negara...
Umat Islam menggelar salat Id di dalam masjid. Foto/scene now uea
A A A
DOHA - Pihak berwenang di negara-negara Teluk telah memerintahkan agar salat Idulfitri hanya dilakukan di dalam masjid tahun ini. Langkah ini melarang pertemuan besar di ruang terbuka karena perang Israel-Amerika Serikat (AS) terhadap Iran meningkatkan ketegangan regional.

Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan kepada para jemaah bahwa mereka tidak boleh berkumpul di tempat salat di luar ruangan, di mana ribuan orang biasanya menghadiri salat Id yang menandai berakhirnya Ramadan.

Para pejabat mengatakan keputusan itu adalah langkah pencegahan, karena pemerintah di seluruh wilayah tersebut menilai kembali pertemuan publik di tengah konflik dan serangan yang sedang berlangsung oleh Iran.

Melaporkan dari Dubai, Zein Basravi dari Al Jazeera mengatakan pembatasan salat Id di luar ruangan melanggar "tradisi umum di negara-negara Muslim" sebagai tanda bagaimana perang yang sedang berlangsung terus berdampak pada kehidupan sehari-hari di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kuwait Petroleum Corporation mengatakan mereka sedang berjuang memadamkan kebakaran di satu unit Kilang Mina Al Ahmadi setelah terkena serangan drone pada Jumat pagi (20/3/2026).

Ditambahkan bahwa sebagian kilang minyak ditutup sebagai tindakan pencegahan.

“Tidak ada laporan cedera, dan tim darurat secara aktif berupaya mengendalikan situasi sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved