Apa Reaksi Iran terhadap Ancaman Opsi Nonpolitik Arab Saudi? Ini Analisisnya
Kamis, 19 Maret 2026 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
Di Teheran, ini dapat dibaca sebagai akhir dari awal normalisasi Iran-Arab Saudi yang dimulai beberapa tahun yang lalu, setelah kesepakatan di bawah naungan China.
Tidak ada cara lain selain melihat ini sebagai ultimatum lanjutan dari Arab Saudi, yang dilengkapi dengan beberapa langkah yang diambil oleh negara-negara Teluk, menyusul serangan Iran dengan rudal balistik dan drone, dan serangan Israel terhadap Asaluyeh Iran, tempat fasilitas gas berada.
Respons Iran terhadap ultimatum Saudi ini sulit diprediksi, karena Iran memang sudah sulit diprediksi selama beberapa minggu terakhir.
Ini bukan lagi Iran yang kita kenal. Ada kepemimpinan baru, ada mentalitas baru, dan masalah utamanya adalah Iran
sekarang berada di tengah perang.
Khaled Batarfi, seorang analis politik yang berbasis di Arab Saudi, mengatakan serangan Iran terhadap negara-negara tetangganya di seluruh wilayah Teluk telah membuat orang-orang "marah, kecewa, dan terkejut".
Tidak ada cara lain selain melihat ini sebagai ultimatum lanjutan dari Arab Saudi, yang dilengkapi dengan beberapa langkah yang diambil oleh negara-negara Teluk, menyusul serangan Iran dengan rudal balistik dan drone, dan serangan Israel terhadap Asaluyeh Iran, tempat fasilitas gas berada.
Respons Iran terhadap ultimatum Saudi ini sulit diprediksi, karena Iran memang sudah sulit diprediksi selama beberapa minggu terakhir.
Ini bukan lagi Iran yang kita kenal. Ada kepemimpinan baru, ada mentalitas baru, dan masalah utamanya adalah Iran
sekarang berada di tengah perang.
Khaled Batarfi, seorang analis politik yang berbasis di Arab Saudi, mengatakan serangan Iran terhadap negara-negara tetangganya di seluruh wilayah Teluk telah membuat orang-orang "marah, kecewa, dan terkejut".
Lihat Juga :