5 Senjata Negara-negara Arab untuk Menangkal Drone Iran, dari Senapan Mesin hingga Blaze

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:25 WIB
loading...
A A A
Para analis menyarankan pasukan pertahanan untuk menggunakan taktik Ukraina dengan menempatkan senapan mesin berat atau artileri anti-pesawat (AAA) di atap, pinggiran kota, dan di truk pikap sambil menggunakan helikopter tempur sebagai lapisan pertahanan tambahan.

Ukraina telah mengirim personel untuk memberikan nasihat yang diperoleh dengan susah payah kepada negara-negara Teluk yang hidup di bawah gempuran drone.

Skyranger 35 adalah sistem pertahanan udara terkemuka di dunia. Senjata anti-pesawat bergerak canggih berbasis darat ini dibuat oleh Rheinmetall di Jerman, tempat pemerintah Berlin telah memesan 600 unit.

Meriam revolver 35mm-nya menembakkan 1.000 peluru per menit dengan jangkauan 4.000 meter dan cakupan 360 derajat menggunakan radar AESA yang kuat untuk menargetkan drone, rudal jelajah, atau pesawat terbang. Meriam ini dapat dipasang pada kendaraan lapis baja beroda rantai atau beroda enam.

Sistem lain yang lebih mudah didapatkan adalah tank AAA Gepard buatan Jerman yang dilengkapi dengan meriam Oerlikon 35mm ganda atau rangkap empat.


2. THAAD dan Patriot Jadi Cadangan

Mereka akan membantu menyiapkan sistem terbaik yang tersedia untuk menghancurkan ancaman drone, sehingga melestarikan rudal yang lebih mahal dari sistem Pertahanan Area Ketinggian Tinggi Terminal (Thaad), yang harganya USD12 juta untuk setiap intersepsi, dan rudal Patriot, yang harganya USD1 juta per unit.

Meskipun drone Shahed-136 relatif lambat, dengan kecepatan maksimum 185 km/jam, ia membawa hulu ledak setidaknya 36 kg dan memiliki jangkauan maksimum setidaknya 2.000 km. Dalam serangan massal, drone semacam itu dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar bahkan jika hanya sebagian kecil yang berhasil menembus pertahanan.

Iran sejauh ini telah meluncurkan lebih dari 1.500 drone ke arah UEA dan sekitar 90 persen di antaranya telah ditembak jatuh atau jatuh ke laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Inggris vs Ghana 0-0,...
Inggris vs Ghana 0-0, Laga Hambar di Boston
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved