Kenapa Iran Memiliki Banyak Kartu yang Dimainkan untuk Menang Perang?

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:20 WIB
loading...
Kenapa Iran Memiliki...
Iran memiliki banyak kartu untuk dimainkan agar menang perang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Iran diyakini memiliki banyak kartu yang bisa dimainkan untuk menang perang. Hingga kini, belum ada sinyal bahwa Iran akan menyerah atau mengajukan gencatan senjata.

Tapi, justru AS dan Israel yang sepertinya kewalahan menghadapi serangan balasan Iran.

Kenapa Iran Memiliki Banyak Kartu yang Dimainkan untuk Menang Perang?

1. Memiliki Syarat Sendiri

Iran yakin masih memiliki lebih banyak “kartu untuk dimainkan, jika bukan untuk memenangkan perang ini, untuk mengakhirinya dengan syarat mereka sendiri,” kata Hamidreza Azizi, seorang peneliti tamu di Institut Jerman untuk Urusan Internasional dan Keamanan, kepada Al Jazeera.


2. Iran Memiliki Dua Selat

Azizi mengatakan bahwa pada tahun 2018, Presiden Hassan Rouhani saat itu mengatakan Iran “tidak hanya memiliki satu selat,” menambahkan bahwa ini ditafsirkan sebagai referensi terhadap penutupan simultan Selat Hormuz dan Selat Bab al-Mandeb.

Sekarang, Iran kembali merujuk pada kedua selat tersebut, menunjukkan bahwa mereka mungkin akan meminta Houthi untuk mengancam Selat Bab al-Mandeb.

“Pada saat yang sama, saya melihat kekhawatiran yang semakin meningkat di Iran tentang potensi, setidaknya invasi darat terbatas oleh AS… untuk menguasai pulau Kharg Iran, dan apa yang mereka [Iran] isyaratkan adalah bahwa jika itu terjadi… karena itu penting untuk ekspor minyak Iran, maka semua fasilitas minyak di sekitar wilayah tersebut akan menjadi target.”

3. Sekutu Trump Tak Mau Mengamankan Selat Hormuz

Rodger Shanahan, seorang analis keamanan Timur Tengah, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa “tidak mungkin” sekutu AS akan terlibat dalam “mengamankan” Selat Hormuz, seperti yang disarankan oleh pemerintahan Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved