Video Baru Netanyahu Ledek Klaim Dirinya Tewas Dirudal Iran: Saya Mati untuk Kopi
Senin, 16 Maret 2026 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari setelah berita klaim itu terbit, muncul video yang dikaitkan dengan sosok Netanyahu pada 12 Maret. Namun video itu terdapat kejanggalan, seperti terlihat memiliki enam jari di salah satu tangannya—menimbulkan kecurigaan bahwa video tersebut dibuat dengan AI.
Dalam video tersebut, sosok yang menyerupai Netanyahu sedang menyampaikan konferensi pers pertamanya sejak perang melawan Israel pecah. Sosok tersebut mengeluarkan ancaman terselubung untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dan membela operasi militer Israel.
"Saya tidak akan merinci tindakan yang kami ambil. Kami menciptakan kondisi optimal untuk menggulingkan rezim, tetapi saya tidak akan menyangkal bahwa saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menggulingkan rezim—sebuah rezim digulingkan dari dalam," katanya dalam bahasa Ibrani.
Komentator politik konservatif Amerika Serikat (AS), Candace Owens, termasuk di antara mereka yang bertanya, "Di mana Bibi?", merujuk pada Netanyahu dengan nama panggilannya.
"Mengapa kantornya merilis dan menghapus video AI palsu tentang dirinya dan mengapa ada kepanikan massal di Gedung Putih?" tulisnya di X pada hari Sabtu.
Dalam video tersebut, sosok yang menyerupai Netanyahu sedang menyampaikan konferensi pers pertamanya sejak perang melawan Israel pecah. Sosok tersebut mengeluarkan ancaman terselubung untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dan membela operasi militer Israel.
"Saya tidak akan merinci tindakan yang kami ambil. Kami menciptakan kondisi optimal untuk menggulingkan rezim, tetapi saya tidak akan menyangkal bahwa saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menggulingkan rezim—sebuah rezim digulingkan dari dalam," katanya dalam bahasa Ibrani.
Komentator politik konservatif Amerika Serikat (AS), Candace Owens, termasuk di antara mereka yang bertanya, "Di mana Bibi?", merujuk pada Netanyahu dengan nama panggilannya.
"Mengapa kantornya merilis dan menghapus video AI palsu tentang dirinya dan mengapa ada kepanikan massal di Gedung Putih?" tulisnya di X pada hari Sabtu.
(mas)
Lihat Juga :