Pejabat AS Ungkap Israel Kehabisan Rudal Pencegat akibat Perang Melawan Iran

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:06 WIB
loading...
Pejabat AS Ungkap Israel...
Pejabat AS ungkap Israel kehabisan rudal pencegat seiring berlanjutnya perang melawan Iran. Foto/IDF/Avichai Socher
A A A
TEL AVIV - Israel telah memberi tahu Amerika Serikat (AS) pekan ini bahwa mereka kehabisan rudal pencegat balistik dalam kondisi kritis seiring dengan berlanjutnya perang melawan Iran. Demikian diungkap pejabat AS kepada Semafor.

Israel dilaporkan memasuki perang saat ini dengan persediaan rudal pencegat yang sudah menipis akibat ditembakkan selama konflik musim panas lalu dengan Iran.

Baca Juga: Iran Ledek Habis Trump usai Mengemis ke Banyak Negara agar Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Menurut laporan CNN, sistem pertahanan jarak jauh Israel telah terbebani oleh serangan Iran. Taktik Iran yang menambahkan amunisi kluster ke rudal-rudalnya dalam perang saat ini telah memperburuk krisis rudal pencegat Israel.

Pejabat Amerika yang berbicara dengan Semafor tersebut mengatakan Amerika telah menyadari kapasitas Israel yang rendah selama berbulan-bulan. “Ini adalah sesuatu yang kami ekspektasikan dan antisipasi," kata pejabat tersebut, yang berbicara dalam kondisi anonim karena membahas isu sensitif.

Pejabat ini menekankan kepada Semafor bahwa AS tidak mengalami kekurangan pencegat rudal yang serupa. Komentar itu muncul di tengah kekhawatiran yang lebih luas tentang penipisan pencegat rudal akibat keterlibatan militer yang lebih lama di Iran yang menempatkan AS dalam posisi yang buruk.

Juga tidak jelas apakah AS mungkin akan berusaha untuk menjual atau berbagi pencegat rudalnya sendiri dengan Israel, yang akan menimbulkan tekanan tersendiri pada pasokan domestik. AS telah memasukkan aset pertahanan rudal dalam penyediaan bantuan militer kepada Israel di masa lalu.

“Kami memiliki semua yang kami butuhkan untuk melindungi pangkalan dan personel kami di wilayah tersebut dan kepentingan kami,” kata pejabat AS itu, menambahkan, "Israel sedang mencari solusi untuk mengatasi kekurangan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved