Ingin Buka Selat Hormuz, AS Kirim 2.500 Marinir dan Kapal Serbu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:05 WIB
loading...
Ingin Buka Selat Hormuz,...
Ingin buka selat Hormuz, AS kirim 2.500 Marinir dan kapal serbu. Foto/X/@USMC
A A A
WASHINGTON - Pentagon mengerahkan USS Tripoli dan 2.500 Marinir ke Timur Tengah setelah Presiden Donald Trump berjanji pada hari Jumat untuk melepaskan "kekuatan tembak yang tak tertandingi" terhadap "bajingan gila" yang memimpin Iran .

Pengerahan kapal serbu amfibi ini terjadi ketika militer Amerika mengakui bahwa saat ini mereka tidak mampu mematahkan pengaruh Iran atas Selat Hormuz yang vital karena harga minyak global melonjak.

Ikuti liputan langsung The Post tentang Presiden Trump dan politik nasional untuk berita dan analisis terbaru.

Perjalanan yang diperkirakan selama dua minggu dari Asia Timur sesuai dengan prediksi Menteri Energi Chris Wright tentang pembukaan kembali jalur air penting tersebut, "pada akhir bulan".

Kapal induk serbu amfibi USS Tripoli (LHA 7) berlayar di Laut Cina Timur.



Pemindahan Tripoli, yang menyerupai kapal induk tetapi lebih kecil dan beroperasi lebih dekat ke pantai, pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal.

The Journal melaporkan bahwa Menteri Perang Pete Hegseth mengizinkan penggunaan “elemen dari kelompok siap amfibi dan unit ekspedisi Marinir yang terlampir, yang biasanya terdiri dari beberapa kapal perang dan 5.000 Marinir dan pelaut.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
JSD Blok M Festival...
JSD Blok M Festival 2026 Bakal Ramaikan Jakarta dengan Fashion, Musik, dan Komunitas Kreatif
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved