AS Beri Israel Waktu Seminggu untuk Akhiri Perang dengan Iran

Jum'at, 13 Maret 2026 - 18:30 WIB
loading...
AS Beri Israel Waktu...
Asap mengepul dari area dekat Jalan Piruzi menyusul serangan udara AS-Israel yang dilancarkan pada 4 Maret 2026 di Teheran, Iran. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
A A A
WASHINGTON - Satu surat kabar mengutip sumber yang mengatakan perubahan rezim di Teheran tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, karena hal itu akan membutuhkan intervensi militer darat atau kembalinya protes internal skala besar, yang saat ini tampaknya tidak mungkin terjadi. Laporan itu muncul di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Sumber tersebut juga menunjuk pada perbedaan besar dalam cara Washington dan Tel Aviv menilai perang tersebut.

Pemerintahan AS terutama khawatir tentang dampak konflik terhadap harga minyak dan ekonomi global, sementara Israel mengklaim operasi militernya telah mencapai keuntungan yang signifikan.

Sebelumnya kemarin, surat kabar Politico melaporkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump belum melakukan penilaian menyeluruh tentang konsekuensi konflik dengan Iran ketika melancarkan konfrontasi tersebut, yang telah berdampak langsung pada harga minyak.

Laporan tersebut mengutip para ahli ekonomi yang mengatakan pemerintahan Trump meremehkan dampak konfrontasi tersebut, menyebabkan harga bensin naik 60 sen per galon dalam waktu kurang dari dua minggu, meskipun tingkat produksi di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Piala Dunia 2026 Berpotensi...
Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Panggung Terakhir Luka Modric
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved