Tentara Prancis Tewas untuk Pertama Kalinya di Tengah Perang Iran vs AS-Israel

Jum'at, 13 Maret 2026 - 11:05 WIB
loading...
A A A
Pesawat pengisian bahan bakar atau tanker ini memainkan peran utama dalam perang melawan Iran, menjaga agar jet tempur dan pesawat pengebom Amerika tetap terisi bahan bakar dengan baik untuk pertempuran ketika pesawat-pesawat tersebut harus terbang jarak jauh untuk mencapai target.

Ini adalah operasi logistik yang sangat besar, dengan banyak jet tempur di udara pada saat yang bersamaan, masing-masing membutuhkan bahan bakar.

Pengisian bahan bakar melibatkan penerbangan yang sangat dekat dengan pesawat tanker, sebelum selang dari tanker diulurkan dan diturunkan. Pilot pesawat penerima terbang mendekati selang dan, menggunakan sistem lampu di bawah tanker, memposisikan diri sehingga selang dapat benar-benar terhubung ke jet tempur.

Komando Pusat AS mengatakan insiden ini terjadi di Irak, tetapi tidak tahu seberapa jauh jaraknya dari Iran yang sedang diperangi.

Pesawat KC-135 biasanya memiliki awak tiga orang—seorang pilot, seorang kopilot, dan seorang operator bom. Menurut Angkatan Udara AS, Komando Mobilitas Udara memiliki hampir 400 pesawat tanker dalam armadanya.

Ini menandai pesawat AS keempat yang jatuh sebagai bagian dari Operasi Epic Fury.

Minggu lalu, sistem pertahanan udara Kuwait secara keliru menembak jatuh tiga jet tempur F-15 AS selama pertempuran aktif melawan Iran, yang pada saat itu digambarkan oleh CENTCOM sebagai insiden tembakan salah sasaran.

Keenam awak pesawat berhasil melontarkan diri dari pesawat dengan selamat dan ditemukan dalam kondisi stabil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved