Bisa Dipenjara 5 Tahun, Pantas Tak Ada yang Posting Video Situs Militer Israel Dirudal Iran

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:28 WIB
loading...
Bisa Dipenjara 5 Tahun,...
Kehancuran wilayah di Tel Aviv, Israel, akibat serangan rudal dan drone Iran. Foto/MDA Spokesperson/The Jerusalem Post
A A A
TEL AVIV - Tak ada foto maupun video yang menggambarkan situs-situs militer Israel hancur atau rusak dihantam rudal Iran dalam perang yang dimulai 28 Februari. Ini bukan karena tak ada situs militer Zionis yang disasar misil Teheran, tapi karena sensor ketat militer di negara Yahudi tersebut.

Tak main-main, tentara maupun warga sipil dapat terancam hukuman penjara hingga lima tahun jika membagikan video di media sosial tentang situs-situs militer yang terkena serangan.

Baca Juga: Israel Sebenarnya Menderita Dihujani Rudal Iran, tapi Disensor Zionis

Ancaman tersebut berdasarkan Pasal 103 dari Israeli Penal Law 5737-1977 tentang pemberlakuan sensor. Peraturan ini berlaku jika sebuah publikasi, termasuk unggahan di media sosial dianggap membocorkan informasi militer sensitif, mengungkap lokasi strategis, atau membantu musuh memahami kerusakan akibat serangan, maka pelaku dapat dikenakan hukuman penjara hingga lima tahun, tergantung tingkat ancaman terhadap keamanan negara.

Unggahan Media Sosial Menjadi Data Intelijen bagi Musuh


Dalam beberapa konflik terakhir, militer Israel berulang kali memperingatkan warga agar tidak mengunggah foto atau video lokasi jatuhnya rudal musuh, kerusakan akibat serangan, maupun posisi sistem pertahanan udara.

Informasi semacam itu dinilai bisa dimanfaatkan oleh musuh, termasuk Iran dan kelompok proksinya, untuk menganalisis akurasi serangan mereka. Bahkan unggahan sederhana dari kota seperti Tel Aviv dapat memberikan petunjuk penting mengenai lokasi target atau efektivitas sistem pertahanan Israel.

Dalam era perang modern, media sosial dianggap sebagai sumber open-source intelligence yang sangat berharga. Foto atau video yang diunggah warga biasa dapat membantu musuh membaca situasi di lapangan secara real time.

Selain Pasal 103, hukum pidana Israel juga memiliki sejumlah pasal lain yang berkaitan dengan keamanan negara. Dalam beberapa kasus, penyebaran informasi sensitif bahkan dapat dijerat dengan pasal pemberian informasi kepada musuh, yang ancaman hukumannya bisa mencapai 10 hingga 15 tahun penjara.

Karena itu, otoritas keamanan Israel secara rutin mengimbau warga agar tidak membagikan informasi terkait operasi militer atau dampak serangan sebelum diumumkan secara resmi oleh pihak militer.

Ketika Rudal dan Sensor Berjalan Bersamaan


Situasi ini menciptakan paradoks. Di satu sisi, warga Israel mendengar sirene peringatan, melihat sistem pertahanan udara bekerja, dan mengetahui bahwa rudal Iran terus diluncurkan.

Namun di sisi lain, detail tentang dampak nyata dari serangan tersebut sering kali tidak muncul secara terbuka di media.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved