Donald Trump Klaim AS Menang Perang atas Iran

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:56 WIB
loading...
A A A
Warga Amerika terbagi berdasarkan garis partai mengenai aksi militer AS terhadap Iran, menurut jajak pendapat yang dilakukan sejak perang dimulai 28 Februari, dengan sebagian besar jajak pendapat menunjukkan penentangan lebih tinggi daripada dukungan.

Pada hari Rabu kampanye udara AS di Iran memasuki hari ke-12 ketika pasukan Amerika dan Israel terus melakukan serangan di seluruh negeri. Seorang komandan militer AS mengatakan kecerdasan buatan (AI) telah membantu mengidentifikasi dan menyerang lebih dari 5.500 target. Penilaian intelijen Israel mengatakan pemimpin tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, terluka di awal konflik.

Saksi mata di Teheran mengatakan mereka mendengar serangan udara yang keras dan tembakan anti-pesawat yang hebat pada hari Rabu, dengan kepulan asap naik di atas kota dan debu abu-abu menyelimuti lingkungan sekitar. Mereka menggambarkan udara berbau bubuk mesiu dan bensin yang terbakar. Para saksi berbicara dengan syarat anonim karena takut akan ditindak pihak berwenang Iran.

Militer Israel juga terus melakukan serangan terhadap Iran dan sekutunya, Hizbullah, di Lebanon, di mana pertempuran telah menyebabkan lebih dari 800.000 orang mengungsi.

Trump mengatakan pada hari Rabu di Kentucky bahwa Iran tidak memiliki "potensi nuklir" setelah serangan AS dan Israel terhadap program nuklir negara itu pada musim panas, sementara juga mengatakan bahwa Iran kemudian melanjutkan aktivitas yang memicu kampanye militer saat ini.

Berbicara tentang serangan sebelumnya, Trump mengatakan, "Kita telah menghancurkannya. Mereka tidak memiliki potensi nuklir." Dia menambahkan, tanpa memberikan detail, bahwa Iran "memulai lagi", dengan mengatakan, "Itulah mengapa kita harus menyelesaikannya. Kita tidak ingin kembali setiap dua tahun."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved