Sudah Kekurangan Rudal, Sampai Kapan AS dan Israel Menghentikan Perang?

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:40 WIB
loading...
Sudah Kekurangan Rudal,...
Sudah kekurangan rudal, sampai kapan AS dan Israel menghentikan perang. Foto/X/@CVN_72
A A A
TEHERAN - Pada 28 Februari, Amerika Serikat meluncurkan "Operasi Epic Fury" di Iran . Pada minggu berikutnya, AS melakukan ribuan serangan di seluruh negeri, mengerahkan lebih dari 20 sistem senjata di udara, darat, dan laut.

Dalam gelombang pertama serangan AS-Israel, pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei tewas. Presiden AS Donald Trump mengatakan konflik tersebut bisa berlangsung empat hingga lima minggu, tetapi AS memiliki "kemampuan untuk bertahan jauh lebih lama dari itu".

Sudah Kekurangan Rudal, Sampai Kapan AS dan Israel Menghentikan Perang?

1. AS Yakin dengan Kemampuan Kapasitas Militer AS

Pemerintahan Trump sangat optimis tentang kapasitas militer AS.

"Kita tidak kekurangan amunisi," kata Menteri Pertahanan Pete Hegseth selama kunjungan ke Komando Pusat AS di Florida. "Persediaan senjata pertahanan dan ofensif kita memungkinkan kita untuk mempertahankan kampanye ini selama yang kita butuhkan."

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan, memberikan jaminan serupa, "Kita memiliki amunisi presisi yang cukup untuk tugas yang ada, baik dalam serangan maupun pertahanan."

Namun, Trump diam-diam mengakui di mana letak masalahnya. Dalam sebuah unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, ia menulis, "Persediaan Amunisi Amerika Serikat, pada tingkat menengah dan menengah atas, tidak pernah lebih tinggi atau lebih baik... Pada tingkat tertinggi, kita memiliki persediaan yang baik tetapi belum berada di tempat yang kita inginkan."

Kelly Grieco, peneliti senior di lembaga think tank Stimson Center, setuju bahwa perbedaan yang dibuat Trump mengenai tingkat persenjataan itu penting. Rudal dan pencegat jarak jauh kelas tertinggi inilah yang paling menimbulkan kekhawatiran. “Ada beberapa keterbatasan nyata pada persediaan di sana,” katanya.


2. Perhitungan Konflik

Sejak awal konflik, AS, Israel, dan Iran telah melancarkan serangkaian serangan di seluruh wilayah. Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), AS menyerang lebih dari 3.000 target di Iran dalam 7 hari pertama.

Sebagai balasannya, Iran telah meluncurkan ribuan drone Shahed 136, dan ratusan rudal ke target AS di seluruh wilayah.

Di sinilah perhitungannya menjadi tidak nyaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Ditahan Curacao, Ekuador...
Ditahan Curacao, Ekuador Gagal Segel Tiket ke Babak Gugur Piala Dunia 2026
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved