Rudal Balistik Iran Kedua Menarget Turki, Akankah NATO Aktifkan Pasal 5?

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:20 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, penembakan jatuh rudal balistik yang menuju Turki oleh pertahanan udara NATO tidak memberikan alasan langsung untuk memicu klausul pertahanan bersama Pasal 5 aliansi tersebut. Itu diungkapkan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte kepada Reuters.

“Tidak ada yang membicarakan Pasal 5,” kata Rutte. “Yang terpenting adalah bahwa musuh kita telah melihat kemarin bahwa NATO sangat kuat dan sangat waspada, dan bahkan lebih waspada, jika memungkinkan, sejak hari Sabtu.”

Turki mengatakan pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran saat menuju wilayah udara Turki, menandai pertama kalinya anggota aliansi tersebut terlibat dalam konflik Timur Tengah dan meningkatkan kemungkinan perluasan konflik yang melibatkan sekutu-sekutu bloknya.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran pada hari Kamis membantah telah menembakkan rudal ke Turki, dengan mengatakan Republik Islam menghormati kedaulatan Turki yang "ramah", menurut pernyataan yang dimuat oleh media Iran.

Pasal 5 aliansi NATO menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu anggota aliansi adalah serangan terhadap semua anggota lainnya.

Rutte mengatakan NATO mendukung Amerika Serikat dalam serangannya terhadap Iran karena negara itu "hampir menjadi ancaman bagi Eropa juga."

Saat perang AS-Iran memasuki hari keenamnya, konflik telah meluas melampaui negara-negara Teluk dan ke Asia, mengguncang pasar global dan mendorong ribuan turis dan penduduk yang terdampar untuk mencoba melarikan diri dari Timur Tengah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved