6 Fakta Mossad Ternyata Mandul dalam Perang Iran, Selalu Disokong CIA

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Intelijen Israel menghabiskan bertahun-tahun meretas kamera lalu lintas Teheran, khususnya di sekitar kompleks Jalan Pasteur milik Khamenei, untuk membangun pola kehidupan para pengawalnya. Mereka juga mengganggu menara telepon seluler lokal beberapa saat sebelum serangan untuk mencegah para pengawal menerima peringatan.

Abu Amer berpendapat bahwa infiltrasi ini mengeksploitasi keretakan sosial-politik daripada hanya mengandalkan keunggulan teknologi Israel. “Mossad jarang hanya mengandalkan agennya sendiri, sering menggunakan proksi asing yang memiliki kewarganegaraan ganda untuk menyusup ke negara-negara ini tanpa menimbulkan kecurigaan,” kata Abu Amer.

Di Iran dan Lebanon, Mossad sangat bergantung pada faksi oposisi internal yang bersedia berkolaborasi karena alasan ideologis. Ia juga menggunakan berbagai lapisan pemerasan dan ancaman terhadap pihak yang lebih rentan.

Abu Amer membandingkan hal ini dengan Jalur Gaza yang terkepung dan hancur, di mana kohesi sosial yang ketat sangat membatasi upaya intelijen Israel, memungkinkan Hamas dan kelompok lain untuk menyembunyikan tawanan dan beroperasi dalam jangka waktu lama meskipun diawasi secara total oleh Israel.

4. Mossad Hanya Jago Penipuan Komersial

Mossad juga telah dengan mahir memanfaatkan penipuan komersial. Operasi pager September 2024 di Lebanon, yang mengakibatkan puluhan kematian dan kehilangan anggota tubuh di antara warga sipil, melibatkan penyusupan rantai pasokan melalui perusahaan cangkang Eropa. Dengan menyebarkan rumor melalui Unit 8200 tentang kemampuan mereka untuk meretas ponsel pintar, Israel memaksa Hizbullah untuk berlindung di balik pager, yang telah mereka pasangi jebakan.


5. Terjebak dengan Rumah Kaca

Meskipun Israel memproyeksikan citra tak terkalahkan di tingkat regional, bahkan global, lini depan domestiknya sendiri tetap sangat rapuh. Pada April 2024, otoritas Israel telah mendakwa lebih dari 30 warga negaranya karena memata-matai Iran. Para rekrutan ini, yang sering ditemukan melalui pesan Telegram sederhana, dibayar melalui PayPal untuk melakukan spionase berisiko tinggi.

Jaringan mata-mata bayaran tersebut berhasil merekam lokasi-lokasi sensitif, termasuk pangkalan udara Nevatim, pelabuhan Haifa, dan markas besar intelijen militer Glilot. Iran kemudian menggunakan koordinat ini untuk serangan balasan rudal balistiknya, menghancurkan ilusi masyarakat yang tak tertembus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berita Terkini
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved