8.000 Milisi Kurdi Siap Serbu Teheran, Mungkinkan Rezim Iran Tumbang?
Sabtu, 07 Maret 2026 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Citrinowicz mengatakan bahwa mendukung pemberontakan mungkin akan menjadi bumerang bagi AS dan Israel dengan memicu nasionalisme.
Israel telah mempertahankan hubungan militer, intelijen, dan bisnis yang rahasia dengan berbagai kelompok Kurdi sejak tahun 1960-an, memandang mereka sebagai penyangga terhadap musuh bersama.
Salah satu sumber tersebut mengatakan mereka belum menerima senjata, tetapi akan meminta sistem pertahanan udara, drone, senjata ringan, dan dukungan artileri.
Kelompok-kelompok Kurdi memiliki sejarah panjang bekerja sama dengan AS, tetapi insiden baru-baru ini telah memperketat hubungan.
Salah satu sumber Kurdi Iran mengatakan para pemimpin Kurdi khawatir akan "dikhianati" seperti kelompok-kelompok Kurdi di Suriah utara, yang dipaksa untuk menyerahkan wilayah setelah lama menjadi mitra utama AS di daerah tersebut.
Sumber tersebut mengatakan para pemimpin Kurdi Iran telah meminta jaminan dari AS, tanpa menyebutkan apa jaminan tersebut.
Kedua sumber Kurdi Iran mengatakan tujuan faksi-faksi tersebut adalah untuk mendirikan wilayah semi-otonom di Iran federal, mirip dengan model di Irak.
Israel telah mempertahankan hubungan militer, intelijen, dan bisnis yang rahasia dengan berbagai kelompok Kurdi sejak tahun 1960-an, memandang mereka sebagai penyangga terhadap musuh bersama.
4. Kurdi Kerap Berkoalisi dengan AS dan Israel
Dua sumber Kurdi mengatakan faksi-faksi tersebut berkoordinasi lebih erat dengan AS daripada dengan Israel, tetapi setiap serangan lintas batas akan membutuhkan dukungan udara dari keduanya.Salah satu sumber tersebut mengatakan mereka belum menerima senjata, tetapi akan meminta sistem pertahanan udara, drone, senjata ringan, dan dukungan artileri.
Kelompok-kelompok Kurdi memiliki sejarah panjang bekerja sama dengan AS, tetapi insiden baru-baru ini telah memperketat hubungan.
Salah satu sumber Kurdi Iran mengatakan para pemimpin Kurdi khawatir akan "dikhianati" seperti kelompok-kelompok Kurdi di Suriah utara, yang dipaksa untuk menyerahkan wilayah setelah lama menjadi mitra utama AS di daerah tersebut.
Sumber tersebut mengatakan para pemimpin Kurdi Iran telah meminta jaminan dari AS, tanpa menyebutkan apa jaminan tersebut.
Kedua sumber Kurdi Iran mengatakan tujuan faksi-faksi tersebut adalah untuk mendirikan wilayah semi-otonom di Iran federal, mirip dengan model di Irak.
(ahm)
Lihat Juga :