AS Selidiki Laporan Rusia Bantu Iran, Israel Gempur Teheran

Sabtu, 07 Maret 2026 - 11:16 WIB
loading...
AS Selidiki Laporan...
Para pendukung pemerintah Iran menggelar unjuk rasa. Foto/mee
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan Presiden Donald Trump menyadari situasi tersebut setelah laporan Rusia mungkin memberikan informasi intelijen kepada Iran tentang posisi Amerika di Timur Tengah. Pernyataan itu muncul di tengah perang yang semakin sengit antara Iran dan AS serta Israel.

Berbicara kepada CBS News, Hegseth mengatakan Washington memantau perkembangan dengan cermat.

Hegseth menambahkan Amerika Serikat "memantau semuanya" dan akan menghadapi aktivitas apa pun yang seharusnya tidak terjadi.

Pernyataannya muncul setelah laporan yang menunjukkan Moskow mungkin membantu Teheran dengan intelijen selama konflik regional yang meningkat.

Departemen Luar Negeri AS pada hari Sabtu menyetujui kemungkinan penjualan senjata darurat ke Israel senilai sekitar USD151,8 juta, termasuk amunisi dan layanan dukungan terkait.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan keputusan darurat dibuat untuk memungkinkan penjualan segera kepada pemerintah Israel.

Paket tersebut mencakup bom serbaguna BLU-110A/B serta dukungan logistik dan teknis. Departemen Luar Negeri mengatakan penjualan tersebut akan mendukung kebijakan luar negeri AS dan membantu memperkuat keamanan sekutu regional utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved