Mata Uangnya Runtuh, Ini Cara Cerdas Iran Danai Perang Melawan AS-Israel

Jum'at, 06 Maret 2026 - 14:03 WIB
loading...
A A A

Langkah Cerdas Iran


Perusahaan analitik blockchain Chainalysis memperkirakan ekosistem kripto Iran mencapai USD7,78 miliar pada tahun 2025, berkembang pesat meskipun ada sanksi. Alamat yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyumbang lebih dari setengah dari arus masuk kripto Iran pada akhir tahun 2025, memindahkan lebih dari USD3 miliar dalam satu tahun.

"Ini bukan spekulasi sipil," kata Percy. "Ini adalah infrastruktur keuangan militer negara."

Yang membuat sistem ini tidak biasa adalah sistem ini beroperasi pada buku besar publik.

Setiap transaksi Bitcoin dicatat secara permanen di blockchain. Teknologi yang sama yang memungkinkan penghindaran sanksi juga menciptakan lapisan intelijen baru.

Ketika serangan udara AS dan Israel menghantam Teheran pada 28 Februari, analis yang melacak aktivitas blockchain memperhatikan pergerakan yang tidak biasa sebelum saluran intelijen tradisional mengonfirmasi skala serangan tersebut.

Arus keluar kripto dari bursa terbesar Iran, Nobitex, tiba-tiba melonjak.

Antara 28 Februari hingga 2 Maret, sekitar USD10,3 juta keluar dari bursa, dengan volume per jam melonjak 873% di atas rata-rata tahun 2026, menurut data Chainalysis.

Blockchain menyiarkan pergerakan keuangan yang terkait dengan konflik secara real-time.

"Itu adalah intelijen sinyal keuangan real-time," kata Percy. "Sebuah buku besar publik yang dapat dianalisis oleh siapa pun yang memiliki alatnya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved