Jenderal Pasukan Khusus Chechnya Siap Perang Membela Iran Melawan AS-Israel

Jum'at, 06 Maret 2026 - 08:07 WIB
loading...
A A A
Alaudinov juga mengatakan bahwa negara-negara yang mendukung operasi militer terhadap Iran, menurutnya, mendukung Antikristus. Menurut pandangannya, AS dan sekutunya "membawa darah dan kematian".

Lebih lanjut, jenderal pasukan Akhmat ini mengatakan bahwa setelah Iran, target AS selanjutnya bisa jadi Rusia.

“Jika mereka berhasil menghabisi Iran sekarang, kami pasti akan menjadi target selanjutnya setelah Iran,” katanya.

Dalam pidatonya, Alaudinov juga menyinggung dukungan Barat untuk Ukraina. Dia mengatakan bahwa selama empat tahun negara-negara NATO, termasuk AS, telah memasok senjata ke Ukraina untuk perang melawan Rusia.

“Selama empat tahun ini kami telah dibunuh oleh rudal Amerika, senjata Amerika, senjata Eropa, dan juga senjata Israel,” katanya.

Alaudinov menjabat sebagai komandan unit pasukan khusus Akhmat, yang dibentuk di Chechnya dan ikut serta dalam operasi tempur di Ukraina di pihak pasukan Rusia. Dia juga merupakan wakil kepala Direktorat Utama Militer-Politik Angkatan Bersenjata Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban
Rekomendasi
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved