Jenderal Pasukan Khusus Chechnya Siap Perang Membela Iran Melawan AS-Israel
Jum'at, 06 Maret 2026 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Pada 28 Februari 2026, Trump mengumumkan dimulainya operasi militer skala besar terhadap Iran. Pada hari yang sama, AS dan Israel melakukan serangan terhadap target di wilayah Iran. Menurut pernyataan otoritas Iran, serangan tersebut menargetkan infrastruktur militer dan beberapa fasilitas lainnya.
Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap Israel serta instalasi militer Amerika di Timur Tengah. Konfrontasi masih berlangsung. Selama insiden tersebut, kapal-kapal di Teluk Persia dan lepas pantai Oman juga diserang.
Rusia dan Iran dalam beberapa tahun terakhir telah mengembangkan kerja sama politik dan militer. Kedua negara telah berkoordinasi dalam sejumlah isu internasional dan mendukung pemerintah Bashar al-Assad selama perang di Suriah.
Setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022, negara-negara Barat berulang kali menuduh Iran memasok Rusia dengan drone dan peralatan militer lainnya.
Otoritas Iran dan Rusia mengatakan bahwa kerja sama antara kedua negara tersebut sah dan mencakup berbagai bidang, termasuk ekonomi dan keamanan.
Sebagai tanggapan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap Israel serta instalasi militer Amerika di Timur Tengah. Konfrontasi masih berlangsung. Selama insiden tersebut, kapal-kapal di Teluk Persia dan lepas pantai Oman juga diserang.
Rusia dan Iran dalam beberapa tahun terakhir telah mengembangkan kerja sama politik dan militer. Kedua negara telah berkoordinasi dalam sejumlah isu internasional dan mendukung pemerintah Bashar al-Assad selama perang di Suriah.
Setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022, negara-negara Barat berulang kali menuduh Iran memasok Rusia dengan drone dan peralatan militer lainnya.
Otoritas Iran dan Rusia mengatakan bahwa kerja sama antara kedua negara tersebut sah dan mencakup berbagai bidang, termasuk ekonomi dan keamanan.
(mas)
Lihat Juga :