Iran Serang Kelompok Kurdi di Irak, Mulai Gelombang Serangan Baru ke Israel
Kamis, 05 Maret 2026 - 17:51 WIB
loading...
Iran menyerang wilayah Kurdi di Irak. Foto/mee
A
A
A
TEHERAN - Pasukan Iran melancarkan operasi yang menargetkan kelompok Kurdi di wilayah semi-otonom mereka di Irak. Serangan itu bersamaan dengan dimulainya gelombang ke-19 serangan rudal dan drone terhadap Israel dan aset Amerika Serikat di Timur Tengah pada hari keenam perang regional yang telah melibatkan sebagian besar wilayah tersebut dalam konflik.
Press TV Iran melaporkan pada Kamis pagi (5/3/2026) bahwa militer menargetkan "pasukan separatis anti-Iran", tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
Kementerian intelijen Iran mengkonfirmasi mereka menargetkan pos-pos "kelompok separatis" yang bermaksud masuk melalui perbatasan barat, dan menambahkan mereka mengalami kerugian besar.
Pernyataan kementerian Iran, yang disiarkan media pemerintah, mengatakan pasukan Iran bekerja sama dengan "Kurdi yang mulia" untuk menggagalkan rencana "Israel-Amerika" untuk menyerang wilayah Iran.
Serangan baru di wilayah Kurdi semi-otonom Irak ini terjadi hampir seminggu setelah perang AS-Israel melawan Iran, yang telah menewaskan 1.045 orang di seluruh negeri sejak Sabtu, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.
Cuplikan video yang diposting di X oleh Press TV menunjukkan ledakan yang menerangi langit malam selama operasi tersebut.
Sebelumnya, beberapa ledakan dilaporkan di provinsi Sulaimaniyah di Irak utara. Menurut media lokal, setidaknya empat ledakan terdengar di provinsi tersebut, dekat daerah Arabat, Zarkuiz, dan Surdash.
Sumber lokal mengatakan serangan tersebut menargetkan markas besar Asosiasi Buruh Kurdistan, atau Komala, kelompok bersenjata Kurdi Iran di Irak.
Press TV Iran melaporkan pada Kamis pagi (5/3/2026) bahwa militer menargetkan "pasukan separatis anti-Iran", tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
Kementerian intelijen Iran mengkonfirmasi mereka menargetkan pos-pos "kelompok separatis" yang bermaksud masuk melalui perbatasan barat, dan menambahkan mereka mengalami kerugian besar.
Pernyataan kementerian Iran, yang disiarkan media pemerintah, mengatakan pasukan Iran bekerja sama dengan "Kurdi yang mulia" untuk menggagalkan rencana "Israel-Amerika" untuk menyerang wilayah Iran.
Serangan baru di wilayah Kurdi semi-otonom Irak ini terjadi hampir seminggu setelah perang AS-Israel melawan Iran, yang telah menewaskan 1.045 orang di seluruh negeri sejak Sabtu, menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.
Cuplikan video yang diposting di X oleh Press TV menunjukkan ledakan yang menerangi langit malam selama operasi tersebut.
Sebelumnya, beberapa ledakan dilaporkan di provinsi Sulaimaniyah di Irak utara. Menurut media lokal, setidaknya empat ledakan terdengar di provinsi tersebut, dekat daerah Arabat, Zarkuiz, dan Surdash.
Sumber lokal mengatakan serangan tersebut menargetkan markas besar Asosiasi Buruh Kurdistan, atau Komala, kelompok bersenjata Kurdi Iran di Irak.
Lihat Juga :