LUCAS vs Shahed-136: Benarkah Drone Tempur Amerika Meniru Iran? Ini Perbandingan Harga dan Faktanya
Kamis, 05 Maret 2026 - 14:37 WIB
loading...
Drone tempur LUCAS (kanan) dibuat Amerika Serikat dengan menjiplak drone kamikaze Shahed-136 Iran. Foto/UANI/The War Zone
A
A
A
JAKARTA - Kemunculan drone tempur murah Amerika Serikat (AS) bernama LUCAS (Low-Cost Unmanned Combat Attack System) memicu perdebatan luas di kalangan pengamat militer. Pasalnya, desainnya dinilai sangat mirip dengan drone kamikaze Iran; Shahed-136, yang lebih dulu digunakan dalam berbagai konflik.
Tak hanya soal bentuk, perbandingan harga keduanya juga menjadi sorotan. Apakah benar Amerika meniru konsep Iran, termasuk dalam strategi senjata murah?
Baca Juga: Iran Ledek AS karena Menjiplak Drone Shahed lalu Mengerahkannya ke Timur Tengah
Pada Desember 2025, jauh hari sebelum perang AS-Israel vs Iran pecah Sabtu pekan lalu, juru bicara militer Iran Abolfazl Shekarchi meledek AS karena membuat drone LUCAS dengan menjiplak drone kamikaze Shahed dan kemudian mengerahkan drone tiruan itu ke Timur Tengah. Menurutnya, tindakan Washington itu menjadi bukti bahwa Amerika terpaksa mengakui kehebatan militer Teheran.
"Tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada melihat negara-negara adidaya yang memproklamirkan diri berlutut di hadapan drone Iran dan menirunya," kata Shekarchi saat itu.
Komentar Shekarchi itu merujuk pada pengumuman sepekan sebelumnya dari Pentagon bahwa mereka mengerahkan armada baru drone serang satu arah ke Timur Tengah yang dimodelkan berdasarkan Shahed Iran yang berhasil direbut.
Tak hanya soal bentuk, perbandingan harga keduanya juga menjadi sorotan. Apakah benar Amerika meniru konsep Iran, termasuk dalam strategi senjata murah?
Baca Juga: Iran Ledek AS karena Menjiplak Drone Shahed lalu Mengerahkannya ke Timur Tengah
Pada Desember 2025, jauh hari sebelum perang AS-Israel vs Iran pecah Sabtu pekan lalu, juru bicara militer Iran Abolfazl Shekarchi meledek AS karena membuat drone LUCAS dengan menjiplak drone kamikaze Shahed dan kemudian mengerahkan drone tiruan itu ke Timur Tengah. Menurutnya, tindakan Washington itu menjadi bukti bahwa Amerika terpaksa mengakui kehebatan militer Teheran.
"Tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada melihat negara-negara adidaya yang memproklamirkan diri berlutut di hadapan drone Iran dan menirunya," kata Shekarchi saat itu.
Komentar Shekarchi itu merujuk pada pengumuman sepekan sebelumnya dari Pentagon bahwa mereka mengerahkan armada baru drone serang satu arah ke Timur Tengah yang dimodelkan berdasarkan Shahed Iran yang berhasil direbut.
Lihat Juga :