Perang Iran Picu Negara-negara Arab Lainnya Berlomba Kembangkan Senjata Nuklir
Rabu, 04 Maret 2026 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
“AS, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan, tentu saja, tidak akan mengizinkan pengambilan keputusan apa pun yang bertentangan dengan kepentingannya,” katanya, dilansir Anadolu.
Diplomat senior Rusia tersebut menyoroti bahwa krisis ini merupakan "cerminan dari masalah terdalam yang kini muncul ke permukaan, yang terutama terdiri dari benturan antara hukum internasional dan ketiadaan hukum internasional."
Baca Juga: Rudal Iran Menghantam Pangkalan Militer AS Terbesar di Timur Tengah
Lavrov menegaskan kembali kesediaan Rusia untuk menyediakan layanan mediasi, menambahkan bahwa untuk itu "harus ada pemahaman yang jelas tentang arah yang dituju oleh para pihak."
"Sejauh ini, kami belum melihat kejelasan tersebut mengenai tujuan rekan-rekan Amerika kami. Tetapi dalam keadaan apa pun, kami tidak pernah menghentikan dialog terbuka dengan mereka atau dengan Israel," katanya.
Mengenai seberapa serius ancaman terhadap keamanan nuklir global saat ini sehubungan dengan konflik di Timur Tengah, Lavrov mengatakan bahwa ancaman tersebut "semakin intensif dan meningkat."
Lavrov juga mengatakan bahwa Iran, sebagai pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), memiliki "hak yang tidak dapat dicabut untuk memperkaya uranium."
Diplomat senior Rusia tersebut menyoroti bahwa krisis ini merupakan "cerminan dari masalah terdalam yang kini muncul ke permukaan, yang terutama terdiri dari benturan antara hukum internasional dan ketiadaan hukum internasional."
Baca Juga: Rudal Iran Menghantam Pangkalan Militer AS Terbesar di Timur Tengah
Lavrov menegaskan kembali kesediaan Rusia untuk menyediakan layanan mediasi, menambahkan bahwa untuk itu "harus ada pemahaman yang jelas tentang arah yang dituju oleh para pihak."
"Sejauh ini, kami belum melihat kejelasan tersebut mengenai tujuan rekan-rekan Amerika kami. Tetapi dalam keadaan apa pun, kami tidak pernah menghentikan dialog terbuka dengan mereka atau dengan Israel," katanya.
Mengenai seberapa serius ancaman terhadap keamanan nuklir global saat ini sehubungan dengan konflik di Timur Tengah, Lavrov mengatakan bahwa ancaman tersebut "semakin intensif dan meningkat."
Lavrov juga mengatakan bahwa Iran, sebagai pihak dalam Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), memiliki "hak yang tidak dapat dicabut untuk memperkaya uranium."
Lihat Juga :