Kedubes AS Di Riyadh Dihantam 2 Drone, Washington Kirim Lebih Banyak Jet Tempur ke Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 - 11:30 WIB
loading...
Kedubes AS Di Riyadh...
Kedubes AS di Riyadh dihantam dua drone Iran. Foto/X/@zoo_bear
A A A
TEHERAN - Simbol diplomatik AS di Arab Saudi diserang Iran . Itu menjadi insiden yang memalukan bagi Washington.

Pihak berwenang Saudi melaporkan "kebakaran terbatas" di Kedutaan Besar AS di Riyadh setelah dihantam oleh dua drone.

"Kedutaan Besar AS di Riyadh menjadi sasaran serangan dua drone menurut perkiraan awal, yang mengakibatkan kebakaran terbatas dan kerusakan material kecil pada bangunan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan.

Sementaea itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembalasan atas serangan terhadap kedutaan AS di Riyadh, serta atas kematian personel militer AS selama konflik dengan Iran, akan segera diumumkan.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut dalam panggilan telepon dengan reporter NewsNation, Kellie Meyer, yang kemudian menggambarkan percakapan tersebut dalam sebuah unggahan di X.



Komentarnya muncul setelah Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan kedutaan AS di Riyadh telah menjadi sasaran dua drone. Serangan itu menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan kecil pada bangunan, kata kementerian tersebut di X.

“Dalam reaksi pertamanya terhadap serangan terhadap Kedutaan Besar AS di Riyadh, Presiden Trump mengatakan kepada saya, ‘Anda akan segera tahu,’ apa pembalasannya,” tulis Meyer di X.

Kemudian, AS memperkuat pasukannya di Timur Tengah dengan mengerahkan 15 pesawat pengisian bahan bakar tambahan, menurut kantor berita Israel Hayom.

Pesawat-pesawat ini memungkinkan pasokan udara ke udara untuk jet tempur dan pesawat militer lainnya tanpa harus mendarat, sehingga memungkinkan transfer bahan bakar yang lebih cepat.

Israel Hayom juga melaporkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar tersebut disertai oleh jet tempur.

Tidak disebutkan berapa banyak jet tempur yang dikerahkan.

Pihak berwenang AS telah mendesak warga Amerika di beberapa kota di Arab Saudi untuk berlindung di tempat dan menghindari kedutaan besar negara itu di Riyadh setelah fasilitas tersebut dihantam oleh dua drone.

“Misi AS untuk Arab Saudi telah mengeluarkan pemberitahuan untuk berlindung di tempat untuk Jeddah, Riyadh, dan Dhahran dan membatasi perjalanan yang tidak penting ke instalasi militer mana pun di wilayah tersebut – kami merekomendasikan warga negara Amerika di Kerajaan untuk segera berlindung di tempat dan menghindari Kedutaan Besar sampai pemberitahuan lebih lanjut karena serangan terhadap fasilitas tersebut,” kata kedutaan dalam sebuah unggahan media sosial.

Seperti yang telah kami laporkan, pihak berwenang Saudi mengatakan serangan itu menyebabkan “kebakaran terbatas” dan kerusakan kecil.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved