Trump Bilang Perang AS Melawan Iran Bisa 1 Bulan, Ini Analisis Pakar

Senin, 02 Maret 2026 - 14:45 WIB
loading...
A A A
Namun Profesor Saikal mengatakan gambaran sebenarnya lebih kompleks. “Populasi Iran sangat terpolarisasi,” katanya.

“Ada mereka yang benar-benar setia kepada rezim… dan kemudian ada mereka yang benar-benar menentangnya.”

Banyak anak muda Iran yang kecewa dan marah atas kesulitan ekonomi dan kontrol teokratis yang ketat. Diaspora—termasuk di Australia—sebagian besar mengkritik rezim tersebut.

Namun di dalam Iran, aparat penegak hukum tetap tangguh.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan jaringan paramiliter Basij-nya tertanam kuat di seluruh negeri. Nasib mereka terkait erat dengan kelangsungan rezim—secara politik, ekonomi, dan ideologis.

“Tanpa adanya keretakan serius di antara tokoh-tokoh ini—terutama IRGC—rezim tersebut diperkirakan akan selamat dari krisis ini,” tulis Profesor Saikal dalam sebuah analisis untuk The Conversation.

Meskipun Trump yakin dengan jangka waktu empat minggu, Profesor Saikal tetap berhati-hati.

“Sangat sulit untuk menentukan waktunya. Saya bukan peramal—saya seorang akademisi,” katanya.

Pertanyaannya bergantung pada berapa lama waktu yang dibutuhkan AS dan Israel untuk menggulingkan rezim tersebut, dan meskipun kehilangan pemimpin penting di awal, kerangka kerja yang luas dan persiapan sebelumnya berarti tidak ada tanda-tanda jelas keruntuhan internal yang akan segera terjadi.

Semua ini menunjukkan hasil yang mengkhawatirkan, ini mungkin bukan guncangan singkat dan tajam, ini mungkin awal dari perang Timur Tengah lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved