Trump Bilang Perang AS Melawan Iran Bisa 1 Bulan, Ini Analisis Pakar

Senin, 02 Maret 2026 - 14:45 WIB
loading...
Trump Bilang Perang...
Presiden Donald Trump sebut perang AS dan Israel melawan Iran bisa berlangsung hingga sebulan. Foto/Anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengatakan perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran bisa berlangsung hingga empat minggu atau satu bulan. Itu disampaikannya kepada media Inggris, Daily Mail.

“Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat minggu. Ini selalu merupakan proses sekitar empat minggu jadi—sekuat apa pun negara itu, ini adalah negara besar, akan memakan waktu empat minggu—atau kurang,” papar Trump.

Baca Juga: AS Hancurkan dan Tenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran

Profesor Emeritus Studi Timur Tengah di Universitas Nasional Australia, Amin Saikal, mengatakan kepada news.com.au, Senin (2/3/2026), bahwa sudah jelas perang ini tidak akan berakhir dalam beberapa hari.

Menurutnya, tujuan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sudah jelas, yakni perubahan rezim di Iran.

Namun, menurutnya, tujuan tersebut hampir menjamin pertempuran yang berkepanjangan. “Rezim [Iran] kemungkinan besar akan terus melawan karena ini menyangkut kelangsungan hidup rezim,” katanya.

Berbeda dengan Venezuela, Iran tidak lengah menghadapi serangan AS dan Israel.

Profesor Saikal mengatakan Teheran telah lama mengantisipasi konfrontasi besar dengan AS dan Israel, serta telah mempersiapkan diri sesuai dengan itu.

“Mereka memang memiliki banyak persenjataan militer—yang terpenting adalah rudal jarak pendek dan jarak jauh. Mereka juga memiliki ribuan drone," jelasnya.

Iran telah menjadi salah satu produsen drone utama di dunia, memasok sejumlah besar drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

Teheran juga telah menyatakan secara terbuka bahwa jika konfrontasi lain terjadi, itu akan berlangsung lama.

“Mereka telah mempersiapkan diri untuk konfrontasi yang lebih lama daripada yang singkat,” kata Profesor Saikal, seraya mencatat bahwa dalam perang 12 hari pada Juni tahun lalu, Israel, bukan Iran, yang menyerukan gencatan senjata.

Salah satu argumen yang semakin populer adalah bahwa menyingkirkan pimpinan tertinggi Iran dapat menyebabkan runtuhnya rezim dari dalam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved