Arab Saudi Bantah Tudingan Diam-diam Melobi Trump untuk Menyerang Iran
Senin, 02 Maret 2026 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Iran menargetkan dan menyerang setiap negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dalam waktu 24 jam setelah apa yang disebut AS sebagai Operasi Epic Fury. Operasi AS-Israel sejauh ini telah menewaskan puluhan pejabat tinggi Iran, termasuk pemimpin tertingginya yang telah lama berkuasa, Ali Khamenei.
Baca Juga: Iran Klaim 4 Rudalnya Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Ini Respons Amerika
AS, Arab Saudi, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan UEA menandatangani pernyataan bersama pada Minggu malam yang mengecam Iran karena menargetkan negara-negara dan warga sipil di kawasan tersebut.
Sementara itu, AS dan beberapa negara Teluk, termasuk Arab Saudi, mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu malam yang mengecam Iran karena menargetkan negara dan warga sipil di kawasan tersebut.
“Serangan yang tidak beralasan ini menargetkan wilayah kedaulatan, membahayakan penduduk sipil, dan merusak infrastruktur sipil,” bunyi pernyataan bersama tersebut.
Selain AS dan Arab Saudi, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan UEA juga menandatangani pernyataan tersebut.
Baca Juga: Iran Klaim 4 Rudalnya Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln, Ini Respons Amerika
AS, Arab Saudi, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan UEA menandatangani pernyataan bersama pada Minggu malam yang mengecam Iran karena menargetkan negara-negara dan warga sipil di kawasan tersebut.
Sementara itu, AS dan beberapa negara Teluk, termasuk Arab Saudi, mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu malam yang mengecam Iran karena menargetkan negara dan warga sipil di kawasan tersebut.
“Serangan yang tidak beralasan ini menargetkan wilayah kedaulatan, membahayakan penduduk sipil, dan merusak infrastruktur sipil,” bunyi pernyataan bersama tersebut.
Selain AS dan Arab Saudi, Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan UEA juga menandatangani pernyataan tersebut.
Lihat Juga :