Iran Konfirmasi Khamenei Tewas Diserang AS-Israel, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

Minggu, 01 Maret 2026 - 10:56 WIB
loading...
Iran Konfirmasi Khamenei...
Pemerintah Iran konfirmasi Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal akibat serangan gabungan AS-Israel. Iran juga umumkan masa berkabung 40 hari. Foto/X @khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran pada hari Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu pagi. Pemerintah Republik Islam juga mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.

Beberapa kantor berita Iran, termasuk Tasnim, Mehr, dan Press TV, secara bersamaan mengumumkan bahwa pemimpin berusia 86 tahun itu telah "gugur sebagai martir" dalam serangan tersebut.

Baca Juga: Media Israel: Foto Jenazah Khamenei Ditunjukkan kepada Trump dan Netanyahu

"Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dalam serangan gabungan oleh Amerika yang kriminal dan rezim Zionis," bunyi pernyataan pemerintah Iran.

"Pada saat gugur sebagai syahid, dia sedang menjalankan tugas yang diberikan kepadanya dan berada di tempat kerjanya, ketika serangan pengecut ini terjadi," lanjut pernyataan tersebut, menepis "perang psikologis rezim Zionis" yang mengeklaim bahwa pemimpin tertinggi itu telah bersembunyi di lokasi yang aman.

“Kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan menandai babak baru dalam sejarah dunia Islam dan Syiah,” kata kantor Presiden Masoud Pezeshkian dalam sebuah pernyataan, mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.

“Dengan kekuatan dan keteguhan penuh...kami akan membuat para pelaku dan komandan kejahatan besar ini menyesali tindakan mereka," lanjut kantor Pezeshkian.

Konfirmasi pemerintah Iran muncul beberapa jam setelah laporan yang saling bertentangan tentang nasib Khamenei.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Presiden AS Donald Trump mem-posting di Truth Social: “Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah meninggal."

Posting itu menyusul pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa ada banyak tanda pemimpin tertinggi tersebut telah tiada.

Netanyahu mengeklaim bahwa kompleks kediaman Khamenei dihantam dalam serangan mendadak yang dahsyat, bersumpah bahwa ribuan target dalam kepemimpinan Iran akan ditumpas dalam beberapa hari mendatang serta menyerukan kepada warga Iran untuk turun ke jalan dan menggulingkan pemerintah.

Serangan tersebut, yang digambarkan oleh Washington dan Tel Aviv sebagai operasi "pencegahan", menargetkan kepemimpinan Iran, serta fasilitas militer dan terkait nuklir.

Trump mengatakan serangan itu bertujuan untuk menghancurkan industri rudal dan Angkatan Laut Iran, serta memaksa perubahan rezim di Teheran. Iran sejak itu membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Mo Salah dan Akhir Penantian...
Mo Salah dan Akhir Penantian 92 Tahun Mesir di Piala Dunia
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved