Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel

Minggu, 01 Maret 2026 - 09:53 WIB
loading...
A A A

Palestina, Aliansi Regional, dan "Poros Perlawanan"

Dukungan untuk negara Palestina tetap menjadi pusat pandangan dunia Khamenei. Setelah perang Israel di Gaza pada Oktober 2023, dia meningkatkan retorika melawan Israel dan AS, mendesak negara-negara untuk memutuskan hubungan dengan Israel dan menyerukan isolasi diplomatik.

Pilar utama strategi Iran di bawah Khamenei adalah mendukung sekutu regional, termasuk Hizbullah di Lebanon dan kelompok-kelompok bersenjata di seluruh Irak dan Yaman, sebagai bagian dari apa yang digambarkan oleh pejabat Iran sebagai “Poros Perlawanan”—sebuah jaringan yang bersekutu melawan pengaruh Israel dan AS. Kelompok ini juga mencakup faksi-faksi Palestina termasuk Hamas dan rezim Suriah Bashar al-Assad sebelumnya.

Khamenei, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (1/3/2026), tetap menjadi kritikus lama terhadap kebijakan AS dan Israel, sering menggambarkan mereka sebagai musuh utama Iran. Ketegangan regional meningkat setelah serangan udara Israel terhadap situs-situs Iran tahun lalu memicu serangan balasan oleh Teheran.

Dia berulang kali bersumpah bahwa Iran akan menanggapi tindakan Israel dan menolak prospek negosiasi dengan Tel Aviv, memperingatkan bahwa Teheran akan terus melawan agresi tersebut.

Pada saat yang sama, para pejabat AS dan Israel dalam beberapa pekan terakhir telah memperbarui seruan untuk perubahan politik di Iran, menggarisbawahi intensitas konfrontasi yang membentuk periode akhir pemerintahan Khamenei.

Dalam pernyataan yang mengumumkan kematian Khamenei, Trump mengatakan bahwa dia "tidak dapat menghindari sistem intelijen dan pelacakan canggih kami dan, bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang dapat dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya, lakukan."

Presiden AS juga mengulangi seruannya agar rakyat Iran merebut kembali negara mereka.

Kematian Khamenei menghilangkan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam politik Timur Tengah modern—seorang pemimpin yang membentuk identitas ideologis Iran, aliansi regional, dan konfrontasi selama beberapa dekade dengan Barat.

Ketidakpastian yang kini dihadapi Teheran bisa jadi sama pentingnya dengan masa pemerintahannya, karena Iran tengah berupaya melakukan suksesi kepemimpinan di tengah meningkatnya ketegangan regional dan upaya diplomatik yang rapuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved