Israel Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Serangan Kejutan ke Iran
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
IDF mengatakan bahwa riset target dilakukan "secara paralel dengan pelacakan lokasi yang tepat dari komandan dan pimpinan senior Iran."
Menurut IDF, “faktor signifikan” dalam keputusan Amerika Serikat untuk bergabung dengan Israel dalam operasi melawan Iran adalah kepercayaan pada “kemampuan intelijen dan operasional” IDF, bersama dengan pencapaian dalam perang Juni lalu.
Sementara itu, para pejabat Israel memperkirakan bahwa komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Jenderal Mohammad Pakpour, kemungkinan tewas dalam serangan pagi ini di Iran.
Baca Juga: Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog AS dan Iran
Pappour menjadi kepala IRGC setelah Israel membunuh pendahulunya, Hossein Salami, pada awal perang Juni 2025.
Menurut IDF, “faktor signifikan” dalam keputusan Amerika Serikat untuk bergabung dengan Israel dalam operasi melawan Iran adalah kepercayaan pada “kemampuan intelijen dan operasional” IDF, bersama dengan pencapaian dalam perang Juni lalu.
Sementara itu, para pejabat Israel memperkirakan bahwa komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Jenderal Mohammad Pakpour, kemungkinan tewas dalam serangan pagi ini di Iran.
Baca Juga: Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog AS dan Iran
Pappour menjadi kepala IRGC setelah Israel membunuh pendahulunya, Hossein Salami, pada awal perang Juni 2025.
Lihat Juga :